HUBUNGAN ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM SPONTAN DI RSUD KOTA SURAKARTA

SETYO HUTOMO, CAHYANING (2009) HUBUNGAN ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM SPONTAN DI RSUD KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF (paritas,kejadian ruptur perineum spontan) - Published Version
Download (2449Kb)

    Abstract

    Cahyaning Setyo Hutomo. R0105010. 2008. Hubungan Antara Paritas Dengan Kejadian Ruptur Perineum Spontan Di RSUD kota Surakarta. Program Studi D IV Kebidanan Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum spontan di RSUD Kota Surakarta, tujuan khususnya adalah (1) Mengetahui paritas ibu. (2) Mengetahui kejadian ruptur perineum spontan. (3) Melakukan analisishubungan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum spontan di RSUD Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitikdengan rancangan penelitian cross sectional, untuk mengetahui adakah hubungan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum spontan. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kota Surakarta pada bulan April –Juni 2009. Data yang diambil adalah dari catatan medik dari ibu bersalin pada tahun 2009. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSUD Kota Surakarta,terhitung mulai tanggal 1 April –30 Juni 2009 yang tercatat di rekam medik yang memenuhi kriteria restriksi. Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan teknik non random sampling, yaitu dengan sampling jenuh, yang memenuhi kriteria restriksi. Analisis yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Chi-Square hitung sebesar 21,746 dan Chi-Squaretabel sebesar 3,841 dengan derajat kebebasan (df) 1 dan tingkat signifikansi (ά) sebesar 5% (0,05), didapatkan hasil Chi-Squarehitung lebih besar dari Chi-Squaretabel (21,746>3,841) dan nilai signifikasi0,000 < 0,05, berarti hipotesis diterima, yaituada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum spontan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Paritas ibu yang mengalami kejadian ruptur perineum spontan pada primigravida sebanyak 64 orang (51,6%) dan pada multigravida sebanyak 60 orang (48,4%). (2) Dari total sampel 230 orang kejadian ruptur perineum spontan ditemukan sebanyak 124 orang (53,9%) dan tidak terjadi ruptur perineum spontan ditemukan sebanyak 106 (46,1%). (3) Hasil penelitian ini menunjukkan nilai hitung lebihbesar dari nilai tabel, yaitu 21,746 > 3,841 dan nilai signifikasi lebih kecil dari ά, yaitu 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara paritas dengan kejadian ruptur perineum spontan di RSUD Kota Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > D4 - Kebidanan
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 19 Aug 2013 17:44
    Last Modified: 19 Aug 2013 17:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9976

    Actions (login required)

    View Item