ANALISIS EFISIENSI LAYOUTFASILITAS PRODUKSI PADA DEPARTEMEN CUTTINGDI PT HANIN NUSA MULYA SRAGEN

SURYANTO, LILIK (2009) ANALISIS EFISIENSI LAYOUTFASILITAS PRODUKSI PADA DEPARTEMEN CUTTINGDI PT HANIN NUSA MULYA SRAGEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF (Layout Product, Line Balancing) - Published Version
Download (2052Kb)

    Abstract

    PT. Hanin Nusa Mulya merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang garment, dimana proses produksinya berdasarkan pemesanan ( order ). Untuk menjaga konsistensinya PT. Hanin Nua Mulya dalam menyelesaikan produk pesanan sesuai dengan waktu, jumlah dan kualitas produk salah satu caranya adalah dengan penataan tatanletak (layout)fasilitas dengan sebaik-baiknya dalam proses produksinya. Tata letak (layout) produksi adalah rencana pengaturan semua fasilitas produksi guna memperlancar proses produksi yang efektif. Perencanaan layout yang baik haruslah efektif yang di tandai dengan jumlah stasiun kerja yang optimal, jumlah stasiun kerja dapat dihitung dengan analisis keseimbangan lini (line balancing),keeimbangan lini (lini balancing) mampu memberikan informai tentang tingkat efisiensi produktifitas kerja yang di tandai dengan jumlah kapasitas produksi, stasiun kerja yang di buat,jadwal kerja, urutan kerja, mesin yang di pakai, sehingga dalam proses produksi tidak ada waktu penundaan yang dapat menimbulkan pemborosan (waste). Penelitian ini dilaksanakan pada departemen cuttingdi PT. Hanin Nusa Mulya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alur atau aliran material, layoutfasilitas produksi dan efesiensi layoutfasilitas dengan metode lini balancing, yaitu denganmenentukan jumlah stasiun kerja , kapasitas produksi perusahaan dan siklus kerja yang diijinkan untuk dapat mengetahui idle time(waktu menganggur) sebagai dasar untuk menghitung penundaan, tingkat efisensi, dan efektifitas yang terjadi dalam perusahaan. Dari analisis yang telah dilakukan untuk produk sebanyak 10 bale dan waktu produksi 173 menit untuk setiapunitnya diperoleh cycle time(waktu siklus) sebesar 51 menit dengan 4 stasiun kerja , tinggkat efesiensi adalah 84,41%, tingkat efektifitasnya adalah 90%, total waktu menganggur sebesar 31 menit dan tingkat penundaan sebesar 15,19 menit. Setelah penulis menganalis lebih lanjut dengan siklus kerja 48 menit diperoleh efisiensi sebesar 90,2% dan efektifitas 100%, total waktu menganggur sebesar 19 menit, tingkat penundaan yang terjadi adalah 9,8%. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas sebaiknya perusahaan menggunakan waktu siklus 48 menit.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Bisnis
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 19 Aug 2013 17:37
    Last Modified: 19 Aug 2013 17:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9973

    Actions (login required)

    View Item