HUBUNGAN ANTARA FAKTOR – FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN TINGKAT ADOPSI INOVASI PETANI PADA BUDIDAYA TANAMAN JERUK BESAR DI KECAMATAN PLUPUH KABUPATEN SRAGEN

YUSNITA , SARI (2010) HUBUNGAN ANTARA FAKTOR – FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN TINGKAT ADOPSI INOVASI PETANI PADA BUDIDAYA TANAMAN JERUK BESAR DI KECAMATAN PLUPUH KABUPATEN SRAGEN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (360Kb)

    Abstract

    Pembangunan pertanian di Indonesia saat ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan masyrakat terutama untuk usaha pertanian. Program pengembangan agribisnis jeruk besar di Kecamatan Plupuh merup akan salah satu wujud nyata dari pembangunan pertanian yang berorientasi pada sistem usaha agribisnis yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Untuk mengetahui produktivitas dan kesejahteraan petani maka perlu diketahui tingkat adopsi inovasi budidaya tanaman jeruk besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor- faktor sosial ekonomi dan mengkaji tingkat adopsi inovasi budidaya tanaman jeruk besar serta mengkaji hubungan antar status sosial ekonomi petani dengan tingka t adopsi inovasi budidaya tanaman jeruk besar di Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive). Metode pengambilan sample secara si stematis (systematic sampling) dengan sample sebanyak 60 responden. Metode analisis data yang digunakan Uji compare means. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan status social ekonomi petani dengan tingakt adopsi inovasi budidaya tanaman jeruk besar diguna kan uji korelasi Rank Spearman (rs) dengan menggunakan program computer SPSS 12,0 for windows. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar luas lahan petani dalam kategori rendah (55%), pendidikan formal petani dalam kategori rendah (68,3%), pendidikan non formal petani dalam kategori sedang (63,3%), pendapatan petani dalam kategori rendah (45%), kekayaan petani dalam kategori sedang (55%), dan tingkat rasionalitas petani dalam kategori sedang (55%). Sementara pada tingkat adopsi inovasi budidaya tanaman jer uk besar menunjukan perencanaan kebun dalam kategori sedang (2,15), persiapan lahan dalam kategori sedang (2,15), penyiapan bibit dalam kategori sedang (7,22), penanaman dalam kategori tinggi (3,77), pembentukan arsitektur pohon dalam kategori tinggi (3,00), pemupukan dalam kategori sedang (13,20), penyiraman dalam kategori rendah (6,30), dan pendangiran dan pembumbunan dalam kategori tinggi (2,98). Dari uji korelasi Rank Spearman pada taraf kepercayaan 95% menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara luas lahan dan pendapatan dengan tingkat adopsi inovasi budidaya tanaman jeruk besar. Disamping itu terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pendidikan non formal, kekayaan dan tingkat rasionalitas petani dengan adopsi inovasi budidaya tanaman jeruk besar. Kata kunci : Faktor - faktor Sosial Ekonomi, Adopsi Inovasi, Jeruk Besar

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Na'imatur Rofiqoh
    Date Deposited: 27 Jul 2013 05:23
    Last Modified: 27 Jul 2013 05:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9785

    Actions (login required)

    View Item