PERSEPSI PETANI TERHADAP BAHAN PANGAN ORGANIK DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SAMBIREJO KABUPATEN SRAGEN

WAHYUNIARTI, INDRI (2011) PERSEPSI PETANI TERHADAP BAHAN PANGAN ORGANIK DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SAMBIREJO KABUPATEN SRAGEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (632Kb)

    Abstract

    RINGKASAN Indri Wahyuniarti, H 0406048 “PERSEPSI PETANI TERHADAP BAHAN PANGAN ORGANIK DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SAMBIREJO KABUPATEN SRAGEN”. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dibawah bimbingan Dr. Ir. Kusnandar, MSi dan D. Padmaningrum, SP, MSi. Indonesia sebagai negara agraris, memiliki potensi sangat besar bagi sistem pertanian organik. Memiliki wilayah pertanian yang luas dan dikelola tanpa menggunakan bahan kimia, menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan pertanian organik. Kondisi pertanian yang semakin mengalami penurunan akibat penggunaan bahan-bahan kimia dan pestisida dalam pertanian mendorong para petani untuk berusaha dalam merubah dan memperbaiki lahan pertanian. Petani mulai mengaplikasikan sistem pertanian dengan mengandalkan pupuk dan pestisida yang dibuat dari bahan-bahan alami. Trend keamanan pangan (food safety) menjadi isu sensitif dalam industri pangan. Keamanan pangan dan produk pangan yang segar serta alami menjadi tuntutan masyarakat sehingga petani termotivasi untuk memproduksi pangan organik. Keberlanjutan dari pertanian organik yang dijalankan oleh petani ditentukan persepsi dari petani organik, persepsi merupakan kecenderungan seseorang untuk memberikan respon terhadap stimulus yang diterimanya. Persepsi petani dipengaruhi oleh faktor pembentuk persepsi yang meliputi umur, pendidikan formal, pendidikan non formal, pendapatan dan pengalaman serta lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor pembentuk persepsi petani, mengkaji persepsi petani terhadap bahan pangan organik, serta mengkaji hubungan antara faktor pembentuk persepsi dengan persepsi petani terhadap bahan pangan organik di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen dengan pertimbangan produksi bahan pangan organik paling baik di wilayah tersebut. Pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling dari 5 kelompok tani yaitu 40 orang petani. Untuk menganalisis hubungan antara faktor pembentuk persepsi dengan persepsi petani terhadap bahan pangan organik digunakan uji korelasi Rank Spearman (rs) dengan aplikasi program SPSS 16,00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas (90%), umur petani berada pada usia produktif, pendidikan formal petani mayoritas (65%) antara 4-6 tahun, pendidikan non formal petani mayoritas (83%) antara 12-17 kali, rata-rata pendapatan petani dalam satu musim tanam Rp 7.575.525,00 dan pengalaman petani mayoritas (65%) baik serta dukungan lingkungan sosial petani mayoritas (40%) cukup mendukung. Mayoritas (90%) petani mempunyai persepsi yang baik terhadap bahan pangan organik. Uji korelasi rank Spearman (rs) pada taraf signifikan 95% menunjukkan bahwa umur, pendidikan non formal dan lingkungan sosial berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap bahan pangan organik di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 853 not found.
    Date Deposited: 26 Jul 2013 20:09
    Last Modified: 26 Jul 2013 20:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9696

    Actions (login required)

    View Item