PERANAN DESAIN GRAFIS SEBAGAI BAGIAN DARI DIVISI KREATIF DALAM PERIKLANAN DI CV. MEDIA ARTA (HARNO AR.)

Setyorini, Eka (2008) PERANAN DESAIN GRAFIS SEBAGAI BAGIAN DARI DIVISI KREATIF DALAM PERIKLANAN DI CV. MEDIA ARTA (HARNO AR.). Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (184Kb)

    Abstract

    Kegiatan menciptakan rancangan benda cetak untuk tujuan komunikasi grafis telah dilakukan di daratan Cina dan di Eropa lama sebelum abad ke 15. Waktu yang persis tidak ada seorangpun yang yakin, namun contoh-contoh cetakan kuno yang digarap dengan indah cukup banyak ditemukan. Menciptakan hasil cetak yang indah dan komunikatif ternyata sudah menjadi budaya yang punya sejarah panjang. Pekerjaan yang dilakukan para seniman dan artisan pada waktu itu antara lain meliputi persiapan teknik dan artistik untuk memperbanyak gambar dan huruf yang berbentuk poster, pamflet, uang, kartu, buku, dokumen berharga dan benda cetak lain. Teknik yang dipakai telah berkembang dari teknik cetak paling primitif, yaitu cukil kayu (wood cut) dan kemudian disempurnakan dengan ukir kayu (wood engraving), ukir tembaga, etsa, litho, cetak saring dan offset. Setiap penemuan teknik memberi keleluasaan pada seniman untuk mengekspresikan gagasannya secara maksimal. Pada waktu itu, hubungan antara pekerjaan seni (visual) dengan teknik (cetak) terjadi dalam satu bengkel atau gilda cetak yang akrab. Dunia periklanan saat ini mengalami kemajuaan yang sangat pesat, hal ini ditandai dengan adanya peningkatan billing atau dana iklan yang dialami biro– biro iklan lain. Kita mengetahui bahwa peranan periklanan sangat penting sekali terutama untuk memasarkan serta mengenalkan barang dan jasa dari suatu perusahaan supaya dikenal oleh masyarakat luas. Kemajuaan periklanan ini tidaklah berarti bila tidak di ikuti dengan kemampuan skiil terutama tenaga creative (pencipta ide/ konseptor), kemampuan dalam cepatnya suatu informasi yang tidak akan terbentuk secara tiba-tiba melainkan harus melalui suatu tahapantahapan tertentu. Dengan meningkatnya kebutuhan komunikasi grafis, seiring dengan kemajuan dan penemuan-penemuan dalam bidang teknologi cetak terjadi juga penemuan-penemuan dalam pengaturan pembagian kerja. Salah satu produk modernisasi adalah lahirnya spesialis-spesialis, yang juga terjadi di dalam kegiatan komunikasi grafis. Mula-mula aspek teknik terpisah dari aspek seni atau aspek visualnya. Kemudian terjadi pemisahan-pemisahan lanjut baik dalam bidang teknologi cetaknya maupun dalam bidang perencanaan visual. Lalu, muncul profesi-profesi baru, sehingga seni grafis terpisah dari desain grafis dan selanjutnya dalam bidang desain grafis kita mengenal tipografer, illustrator, art director, creative director, kaligrafer, type designer, graphic artist dan graphic desainer atau perancang grafis, yang masing-masing punya keahlian sendiri. Kalau lingkup kegiatan perancang grafis kita luaskan, pada induk usahanya, yaitu penerbitan, periklanan, pemasaran hubungan masyarakat dan program-program kampanye massal, maka rangkaian daftar spesifikasi spesialis ini akan bertambah panjang.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Komunikasi Terapan
    Depositing User: Aldhila Maharani
    Date Deposited: 26 Jul 2013 18:23
    Last Modified: 26 Jul 2013 18:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9679

    Actions (login required)

    View Item