PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI LATIHAN LOMPAT DENGAN RINTANGAN PANJANG DAN TINGGI TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH TANPA AWALAN PADA SISWA PUTRA KELAS IV DAN V SD NEGERI MIPITAN JEBRES SURAKARTA TAHUN 2009

SETYANTO, A WISNU FAJAR (2010) PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI LATIHAN LOMPAT DENGAN RINTANGAN PANJANG DAN TINGGI TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH TANPA AWALAN PADA SISWA PUTRA KELAS IV DAN V SD NEGERI MIPITAN JEBRES SURAKARTA TAHUN 2009. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (289Kb)

    Abstract

    Atletik adalah cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya masyarakat yang ikut serta dalam setiap kegiatan olahraga Atletik yang diselenggarakan, baik dalam bentuk pertandingan tingkat Kecamatan hingga tingkat dunia, seperti Popda, Porseni atau Olimpiade. Olahraga Atletik dapat dilakukan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dan dapat dilakukan di dalam maupun di luar ruangan. Olahraga Atletik di Indonesia sudah dikenal sejak lama, sehingga olahraga ini merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk dapat mencapai hasil prestasi yang optimal diperlukan suatu teknik dan metode latihan yang tepat agar menghasilkan prestasi yang baik. Penggunaan metode latihan yang tepat merupakan salah satu dari beberapa penentu keberhasilan. Faktor penguasaan teknik dapat dimiliki dengan jalan latihan yang teratur, terprogram, dijalankan dengan sungguh – sungguh serta berkesinambungan. Kecepatan berlari awalan, kekuatan tungkai saat menumpu dan tinggi lompatan merupakan kunci lompatan yang jauh. Menurut Soedarminto (1992: 165) “ karena kecepatan itu sangat penting, maka tidak heran jika atlet lari cepat ikut bertanding dan memenangi nomor ini . Nomor ini juga dicatat sebagai dua rekor dunia yang paling lama tercipta dalam berbagai cabang olahraga dan nomor lomba. Pada 1935, Jesse Owens mencatatkan rekor dunia yang tidak dipecahkan sampai pada tahun 1960 rekor dipecahkan oleh Ralph Boston “. Faktor-faktor yang mendukung pencapaian prestasi lompat jauh perlu dilatih untuk mencapai prestasi lompat jauh adalah teknik dasar melompat. Menurut Andi Suhendro. (2004: 3.57) teknik dasar ialah “ Suatu penguasaan teknik tingkat awal yang terdiri dari komponen penting cabang olahraga tertentu dalam taraf yang sederhana dan mudah dilakukan“. Sedangkan menurut Sudjarwo (1995 : 43) teknik dasar ialah “ Penguasaan teknik tingkat awal yang terdiri dari gerakan dasar dari proses gerak, bersifat sederhana dan mudah dilakukan“. Faktor kekuatan tungkai saat menumpu dan tinggi lompatan merupakan teknik dasar yang diperlukan (mendasar) dalam nomor lompat jauh. Melompat merupakan teknik yang mendasari kemampuan lompat jauh yang harus dimiliki oleh atlet pada umumnya terutama pada siswa di semua tingkat pendidikan. Upaya meningkatkan kemampuan melompat harus dilakukan latihan dengan menerapkan metode yang baik dan tepat. Dalam nomor lompat jauh yang sangat penting yaitu kekuatan tungkai saat menumpu, jauh dan tinggi lompatan seseorang. Dari pelaksanaan pembelajaran teknik dasar melompat jauh tanpa awalan, ternyata kemampuannya masih rendah. Masih rendahnya kemampuan teknik dasar melompat jauh tanpa awalan siswa putra kelas IV dan V di SD Negeri Mipitan, Jebres, Surakarta tahun 2009 tersebut perlu ditelusuri faktor penyebabnya. ...

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
    Depositing User: Muhammad Yahya Kipti
    Date Deposited: 25 Jul 2013 18:25
    Last Modified: 25 Jul 2013 18:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9435

    Actions (login required)

    View Item