PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI SMP NEGERI 3 SALATIGA

Sa'bani, (2009) PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI SMP NEGERI 3 SALATIGA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (869Kb)

    Abstract

    SA’BANI. K 1205004. PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI SMP NEGERI 3 SALATIGA. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2009. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara; (2) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara; dan (3) usaha-usaha yang dilakukan oleh guru dan siswa untuk mengatasi kendala- kendala dalam pembelajaran keterampilan berbicara di SMP Negeri 3 Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Peneliti mencatat, menganalisis, dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang sekarang terjadi dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Sumber data penelitian ini berupa hasil wawancara, observasi dan arsip tertulis. Informan terdiri dari guru, kepala sekolah dan siswa. Uji validitas data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan review informan. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif. Berdasarkan analisis penelitian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara di SMP Negeri 3 Salatiga pada dasarnya dapat berlangsung dan berhasil dengan baik. Hal ini ditandai dengan: a) persiapan yang cukup; b) strategi dan metode pembelajaran yang menarik dan variatif; c) penggunaan media ajar sesuai kebutuhan; d) pemilihan materi ajar yang baik; e) interaksi yang baik antara guru dengan siswa ataupun siswa dengan siswa; f) penilaian yang baik; dan g) hasil pembelajaran yang memuaskan. (2) Kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran keterampilan berbicara yaitu: a) siswa kurang percaya diri; b) siswa kurang antusias; c) jumlah siswa terlalu banyak; d) siswa masih menggunakan metode hapalan; e) siswa berasal dari ekonomi menengah ke bawah; dan f) fasilitas di laboratorium kurang lengkap. Kendala yang dihadapi siswa yaitu: a) sering kehabisan ide; b) takut, malu, dan kurang percaya diri; c) kurang mendapat perhatian teman; d) jumlah siswa sangat banyak sehingga waktu untuk presentasi terbatas; e) belum mampu berbicara dadakan; dan f) masih sering menggunakan bahasa Jawa. (3) Usaha-usaha yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi kendala- kendala dalam pembelajaran keterampilan berbicara tersebut yaitu: a) memotivasi siswa; b) menggunakan strategi dan metode pembelajaran yang menarik; c) efektivitas waktu; d) mengajarkan cara belajar yang baik kepada siswa; e) mengoptimalkan perpustakaan; dan f) memaksimalkan fasilitas yang ada. Usaha- usaha yang dilakukan siswa yaitu: a) persiapan sebelum praktik berbicara; b) menganggap keberadaan siswa yang lain sebagai supporter; c) mencari perhatian dengan suara keras atau diam; d) selektif dalam presentasi; e) banyak membaca dan menonton berita; dan f) meminimalisir penggunaan bahasa Jawa.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah
    Depositing User: neno sulistiyawan
    Date Deposited: 25 Jul 2013 18:20
    Last Modified: 25 Jul 2013 18:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9421

    Actions (login required)

    View Item