PERANCANGAN ULANG FASILITAS KERJA ALAT PEMBUAT GERABAH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK ERGONOMI (Studi Kasus : Sentra Industri Gerabah, Bayat, Klaten)

HANAFI , MUHAMMAD (2010) PERANCANGAN ULANG FASILITAS KERJA ALAT PEMBUAT GERABAH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK ERGONOMI (Studi Kasus : Sentra Industri Gerabah, Bayat, Klaten). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (1511Kb)

    Abstract

    Muhammad Hanafi, NIM : I 1305038. PERANCANGAN ULANG FASILITAS KERJA ALAT PEMBUAT GERABAH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK ERGONOMI (Studi Kasus : Sentra Industri Gerabah, Bayat, Klaten). Tugas Akhir. Surakarta: Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, April 2010. Salah satu kerajinan gerabah di Jawa Tengah terdapat di daerah Bayat, Klaten. Proses pembuatan gerabah masih dilakukan secara manual. Pekerja duduk pada sebuah dingklik dan posisi tangan kiri memutar meja putar yang digunakan untuk membuat gerabah, sedangkan tangan kanan membentuk benda kerja sesuai dengan keinginan. Pada penelitian sebelumnya Niken Febrianti (2009), telah merancang meja putar dan kursi kerja dengan menghasilkan putaran yang digerakkan secara manual oleh kaki untuk pekerja pembuat gerabah dengan menerapkan metode RULA. Hasil output dari penelitian tersebut adalah berupa desain dan belum di uji cobakan terhadap pekerja gerabah, sehingga belum menjamin apakah alat tersebut sudah ergonomis atau belum. Pada penelitian kali ini alat pembuat gerabah yang masih berupa desain gambar kemudian dibuat alat pembuat gerabah yang nyata. Alat tersebut di uji cobakan terhadap enam orang pekerja. Kemudian dilakukan analisis dengan menyebarkan kuisioner NBM (Nordic Body Map), pengukuran beban kerja dengan metode 10 denyut, dan pengukuran data anthropometri pekerja. Dari hasil uji coba diperoleh beberapa kelemahan dari alat rancangan lama tersebut. Sehingga harus ditambahkan beberapa spesifikasi untuk memperoleh kenyamanan dalam mengoperasikan alat rancangan lama tersebut. Berdasarkan hasil penyebaran kuisioner NBM (Nordic Body Map), pengukuran beban kerja dengan metode 10 denyut, dan pengukuran data anthropometri pekerja dari alat rancangan yang lama, maka perlu dilakukan penambahan spesifikasi antara lain : Pada sandaran dapat disesuaikan maju mundur sesuai dengan keinginan, pada putaran bawah terdapat tambahan bearing, dan pada bagian kursi dapat disesuaikan ketinggiannya. Dengan menggunakan desain 3D max, diharapkan alat rancangan yang baru dapat mengurangi beban kerja yang dirasakan oleh para pekerja. Kata kunci:, metode RULA, metode 10 denyut, anthropometri, ergonomi.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TX Home economics
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 25 Jul 2013 18:11
    Last Modified: 25 Jul 2013 18:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9400

    Actions (login required)

    View Item