IDENTITAS SOSIAL DALAM PELESTARIAN TRADISI RUWATAN ANAK RAMBUT GIMBAL DIENG SEBAGAI PENINGKATAN POTENSI PARIWISATA BUDAYA (Studi Kasus di Dataran Tinggi Dieng, Dieng Kulon Banjarnegara)

FAJRIN , SEPTIAN EKA (2009) IDENTITAS SOSIAL DALAM PELESTARIAN TRADISI RUWATAN ANAK RAMBUT GIMBAL DIENG SEBAGAI PENINGKATAN POTENSI PARIWISATA BUDAYA (Studi Kasus di Dataran Tinggi Dieng, Dieng Kulon Banjarnegara). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (741Kb)

    Abstract

    Septian Eka Fajrin, K8405005, IDENTITAS SOSIAL DALAM PELESTARIAN TRADISI RUWATAN ANAK RAMBUT GIMBAL DIENG SEBAGAI PENINGKATAN POTENSI PARIWISATA BUDAYA (Studi Kasus Di Dataran Tinggi Dieng, Dieng Kulon Banjarnegara). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2009. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui latar belakang tumbuhnya rambut gimbal pada anak rambut gimbal di dataran tinggi Dieng. (2) Mengetahui motif masyarakat Dieng melakukan ruwatan anak rambut gimbal di dataran tinggi Dieng. (3) Mengetahui cara masyarakat Dieng memanfaatkan potensi pariwisata budaya dalam mempertahankan identitas sosial pada tradisi ruwatan anak rambut gimbal di dataran tinggi Dieng. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data dari informan, peristiwa dan aktivitas, dokumen dan arsip, serta studi pustaka. Teknik cuplikan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara, dokumentasi. Untuk mencari validitas data menggunakan trianggulasi data dan metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan (1)Latar belakang tumbuhnya rambut gimbal pada anak rambut gimbal di dataran tinggi Dieng disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, genetis(keturunan). Kedua, masyarakat dataran tinggi Dieng memiliki keyakinan bahwa anak rambut gimbal merupakan takdir Yang Maha Kuasa. Ketiga, faktor kesehatan (demam tinggi, kurangnya menjaga kebersihan badan dan pola asuh orang tua) dipengaruhi oleh keadaan geografis dataran tinggi dieng yang bersuhu dingin sekitar 15 C°. (2) Motif masyarakat Dieng melakukan ruwatan anak rambut gimbal. Pertama, untuk menghilangkan balak dan menghilangkan rambut gimbal. Kedua, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara dan pemerintah setempat melakukan ruwatan rambut gimbal untuk pengembangan pariwisata dan membantu masyarakat kurang mampu. Ruwatan dilakukan dengan 2 cara yaitu pribadi dan berkelompok. Ketiga, melestarikan kekayaan budaya yang ada secara turun- temurun.(3)Pemanfaaatan potensi pariwisata budaya oleh masyarakat Dieng dalam mempertahankan identitas sosial pada tradisi ruwatan anak rambut gimbal di dataran tinggi Dieng dengan berbagai cara. Pertama, pemerintah setempat memotivasi masyarakat Dieng mementaskan kesenian daerah untuk mempertahankan kebudayaan daerah dan mendukung dalam tradisi ruwatan anak rambut gimbal. Kedua, berperan aktif dalam panitia penyelenggaraan bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara. Ketiga, tokoh masyarakat berperan dalam dukungan moril dan perlengkapan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 25 Jul 2013 17:53
    Last Modified: 25 Jul 2013 17:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9359

    Actions (login required)

    View Item