KAJIAN LAJU INFILTRASI DAN PERMEABILITAS TANAH PADA BEBERAPA MODEL TANAMAN ( Studi Kasus Sub DAS Keduang, Wonogiri)

MARO’AH, SITI (2011) KAJIAN LAJU INFILTRASI DAN PERMEABILITAS TANAH PADA BEBERAPA MODEL TANAMAN ( Studi Kasus Sub DAS Keduang, Wonogiri). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3853Kb)

    Abstract

    Siti Maro’ah. H0207011. Kajian Laju Infiltrasi dan Permeabilitas Tanah pada Beberapa Model Tanaman. Di bawah bimbingan Ir. Sumarno, MS., Pamungkas Buana Putra, S. Hut dan Ir. Noorhadi, M.Si. Penelitian ini dilaksanakan di Sub DAS Keduang yang terdapat di Dusun Dungwot, Desa Ngadipiro, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri pada bulan Oktober 2010 sampai April 2011. Sub DAS Keduang adalah salah satu bagian DAS Bengawan Solo Hulu Atas yang merupakan penyumbang terbesar sedimentasi Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri. Sub DAS Keduang menjadi lahan kritis yang rentan terhadap bahaya erosi. Lahan kritis di Sub DAS Keduang perlu ditangani untuk rehabilitasi, salah satunya melalui konservasi vegetatif. Namun, belum diketahui hubungan dan pengaruh tindakan konservasi vegetatif terhadap laju infiltrasi dan permeabilitas tanah. Sehingga diperlukan kajian laju infiltrasi dan permeabilitas tanah untuk bahan penyempurnaan pemilihan jenis tanaman dalam rangka upaya menekan erosi pada beberapa lahan kritis di Sub DAS Keduang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui laju infiltrasi dan permeabilitas tanah pada beberapa jenis tanaman dalam kegiatan rehabilitasi di Sub DAS Keduang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif kuantitatif yang pendekatan variabelnya dilakukan melalui survei lapang dan didukung data hasil analisis tanah di laboratorium. Analisis statistika yang digunakan adalah Uji F untuk data normal dan Uji Kruskal Wallis untuk data tidak normal, hasilnya untuk mengetahui pengaruh model tanaman terhadap laju infiltrasi dan permeabilitas tanah; Uji Korelasi untuk mengetahui hubungan laju infiltrasi dan permeabilitas tanah dengan semua variabel pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model tanaman memberikan kontribusi yang baik dan penting terhadap ketersediaan bahan organik dalam tanah pada lokasi penelitian. Namun model tanaman yang diterapkan belum memberi kontribusi yang lebih nyata untuk memperbaiki sifat-sifat fisik tanah. Untuk itu model tanaman harus terus dikembangkan dan lebih diperhatikan dalam perkembangannya. Permeabilitas meningkat seiring peningkatan laju infiltrasi. Sehingga peningkatan laju infiltrasi akan meningkatkan permeabilitas tanah. Model tanaman diharapkan mampu meningkatkan laju infiltrasi dan permeabilitas tanah dengan memperbaiki sifat-sifat tanah. Dengan kajian laju infiltrasi dan permeabilitas tanah pada beberapa tanaman diharapkan mampu untuk meningkatkan upaya perbaikan sifat-sifat tanah. Sehingga nantinya akan mampu mengurangi aliran permukaan tanah (run off) yang dapat menyebabkan erosi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 25 Jul 2013 17:53
    Last Modified: 25 Jul 2013 17:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9351

    Actions (login required)

    View Item