ANALISIS BREAK-EVEN POINT KAIN KATUN DAN KAIN RAYON PADA DEPARTEMEN WEAVING PT ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA

TIKALOKA, MAYA (2010) ANALISIS BREAK-EVEN POINT KAIN KATUN DAN KAIN RAYON PADA DEPARTEMEN WEAVING PT ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (193Kb)

    Abstract

    Pada umumnya suatu perusahaan bertujuan untuk memperoleh laba secara optimal. Begitu juga dengan PT Iskandar Indah Printing Textile yang ingin memperoleh laba secara optimal. Oleh karena itu, maka perusahaan harus menyusun perencanaan laba agar kemampuan yang dimiliki perusahaan dapat dikerahkan secara terkoordinasi. Dengan dilakukannya perencanaan laba maka perusahaan dapat mengetahui besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk memproduksi barang dalam jumlah tertentu, sehingga mendapatkan laba yang diinginkan. Dalam membuat perencanaan laba secara optimal perusahaan harus mengetahui terlebih dahulu break-even point perusahaan. Break-even point adalah total pendapatan penjualan sama dengan total biaya (variabel dan tetap). Dalam hal ini perusahaan tidak mengalami kerugian maupun mendapatkan laba. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui penerapan analisis break-even point kain katun dan kain rayon kain pada departemen weaving PT Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Dalam menentukan break-even suatu perusahaan yang terlebih dahulu kita lakukan adalah mengevaluasi volume penjualan dan biaya yang harus dikeluarkan. Setelah itu, biaya-biaya yang dikeluarkan dikelompokkan sesuai dengan perilakunya. Untuk biaya-biaya yang temasuk biaya semivariabel harus dicari unsur biaya tetap dan biaya variabelnya. Setelah biaya-biaya yang dikeluarkan telah diklasifikasikan ke dalam biaya tetap dan biaya variabel, maka selanjutnya dilakukan penghitungan break-even point terhadap penjualan. Dari penghitungan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa untuk kain katun break-even dapat dicapai apabila perusahaan memproduksi 1.313.266,083 meter atau dengan penjualan sebesar Rp 7.879.596.500,26, sedangkan untuk kain rayon break-even dapat dicapai apabila perusahaan memproduksi kain rayon 368.083,2378 meter atau dengan nilai penjualan sebesar Rp 2.024.457.808,16. Dari hasil penghitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa kondisi PT Iskandar Indah Printing Textile pada tahun 2009 cukup baik, karena telah melebihi breakeven point perusahaan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari besarnya penjualan yang melebihi kuantitas break-even. Kata kunci: break-even point

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Akuntansi
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 25 Jul 2013 17:45
    Last Modified: 25 Jul 2013 17:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9340

    Actions (login required)

    View Item