ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAIN GREY DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA PT. SARI WARNA ASLI I KEBAKRAMAT

LUKMASARI, (2010) ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAIN GREY DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA PT. SARI WARNA ASLI I KEBAKRAMAT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (429Kb)

    Abstract

    Persediaan selalu dibutuhkan oleh setiap perusahaan, baik perusahaan kecil maupun persediaan besar. Dengan kebijakan pengadaan persediaan diharapkan proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Tanpa adanya persediaan bahan baku, perusahaan dihadapkan pada resiko bahwa suatu saat perusahaan tidak akan dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui jumlah kebutuhan bahan baku yang optimal. (2) Mengetahui total biaya persediaan. (3) Mengetahui jumlah persediaan pengaman. (4) Mengetahui kapan pemesanan kembali dilakukan. Data yang dipelajari berupa data tentang kebutuhan bahan baku, jumlah produksi, pembelian bahan baku, dan biaya-biaya yang ditimbulkan dalam pemesanan dan penyimpanan selama tahun 2009. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan studi pustaka. Metode pembahasan yang digunakan adalah pembahasan deskriptif yaitu membuat gambaran secara sistematis menggunakan obyek yang diteliti dan optimasi keputusan yaitu teknik untuk melakukan sintesa suatu keputusan optimal dalam bidang manajemen industry. Pendekatan yang digunakan adalah Metode Economic Order Quantity (EOQ).Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) menentukan besarnya kuantitas pembelian bahan baku yang optimal. (2) menentukan total biaya persediaan. (3) Menentukan kuantitas persediaan pengaman. (4) Menentukan besarnya titik pemesanan kembali. Hasil analisis pengendalian persediaan bahan baku kain grey pada PT. Sari Warna Asli I Kebakramat diperoleh kesimpulan yaitu, untuk kebijakan perusahaan pembeliaan ratarata bahan baku adalah 34.768,52 gulung dengan biaya persediaan sebesar Rp28.950.356,50 dengan frekuensi pemesanan 72 kali dalam setahun. Sedangkan dengan Metode EOQ, pembelian rata-rata bahan baku adalah 63.707,50 dengan biaya Rp 24.361.092,54 dan dengan frekuensi pembelian 40 kali dalam setahun. Dengan penggunaan metode EOQ, perusahaan dapat menghemat biaya Rp 4.589.263,96. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan persediaan bahan baku, metode EOQ memberikan saran kepada perusahaan untuk menyediakan persediaan pengaman sebesar 69.986,40 gulung dan melakukan pemesanan kembali pada saat bahan baku berjumlah 128.397,48. Berdasarkan kesimpulan diatas, maka penulis ,memberikan saran kepada perusahaan agar mempertimbangkan penggunaan Metode EOQ serta menentukan besarnya persediaan pengaman dan kapan perusahaan harus melakukan pemesanan kembali agar pengendalian persediaan yang efisien dan efektif dapat tercapai.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 25 Jul 2013 17:35
    Last Modified: 25 Jul 2013 17:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9313

    Actions (login required)

    View Item