STUDI PERILAKU MENYIMPANG (DEVIANT BEHAVIOR)KAUM URBAN (STUDI KASUS KOMUNITAS PUNK DI KOTA SURAKARTA) TAHUN 2009-2010

ARTIANI, LISTYA INTAN (2011) STUDI PERILAKU MENYIMPANG (DEVIANT BEHAVIOR)KAUM URBAN (STUDI KASUS KOMUNITAS PUNK DI KOTA SURAKARTA) TAHUN 2009-2010. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2929Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persebaran komunitas punk (scene punk) di Kota Surakarta. 2) Karakteristik punk di Kota Surakarta. 3) Persepsi masyarakat terhadap perilaku kaum punk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa / aktivitas, tempat / lokasi dan dokumen. Informan yang dipilih yaitu kaum punk Kota Surakarta, sebagian kaum punk selain Kota Surakarta yang dapat membantu memberikan informasi, sebagian masyarakat yang bisa dimintai keterangan, baik itu masyarakat di lingkungan kaum punk tinggal maupun masyarakat di sekitar tempat berkumpulnya kaum punk. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur, pengamatan atau observasi, analisis dokumen, dan kuesioner atau angket. Validitas data diperoleh melalui triangulasi data dan metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis spasial dengan menggunakan peta dan model analisis interaktif (interactive of analysis model). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Distribusi tempat berkumpulnya komunitas punk (scene punk) di Kota Surakarta meliputi beberapa lokasi yaitu: Sriwedari, Kleco, Purwosari, Gladhag, Ngapeman, Brondongan, Timuran, Ngarsopuro, dan Proliman. 2) Kaum punk di Kota Surakarta memiliki latar belakang dan karakteristik yang berbeda-beda. Karakteristik tersebut antara lain karakteristik demografi, karakteristik sosial ekonomi, karakteristik punk, dan karakteristik lain-lain. a) Karakteristik demografi kaum punk Kota Surakarta yaitu: (1) mayoritas yang tergabung dalam komunitas punk rata-rata berjenis kelamin laki-laki dengan presentase ± 92,86 %, sedangkan presentase perempuan ± 7,14 %; (2) mayoritas yang tergabung dalam komunitas punk tergolong dalam usia remaja; (3) sebagian besar kaum punk memiliki status belum pernah menikah dengan presentase ± 92,86 %, sedangkan punk yang telah menikah ± 7,14 %; (4) rata-rata yang tergabung dalam komunitas punk di Kota Surakarta berasal dari dalam Kota Surakarta itu sendiri dengan presentase ± 64,29 %, sedangkan yang berasal selain dari Kota Surakarta ± 35,71 %. b) Karakteristik sosial ekonomi kaum punk Kota Surakarta yaitu: (1) pada umumnya yang tergabung dalam dalam komunitas punk adalah mereka yang memiliki tingkat pendidikan jenjang SMA dengan presentase ± 61,43 %; (2) berdasarkan hasil pengamatan di lapangan jenis pekerjaan mereka seperti wiraswasta, percetakan, tattoo artist, design grafis, ngamen, sablon kaos, buruh kasar, dan lain-lain. c) Karakteristik punk Kota Surakarta yaitu: (1) fashion dan musik meliputi: (a) mayoritas punk di Kota Surakarta memiliki tata rambut yang masuk kedalam kategori lain-lain dengan presentase ± 47,14 %. Sebagian besar punk di Kota Surakarta memiliki warna rambut yang dicat hitam dengan presentase 58,57 %; (b) sebagian besar punk di Kota Surakarta sering menggunakan kaos berwarna hitam dan berdesign band- band punk lokal dengan presentase ± 78,58 %; (c) pada umumnya punk di Kota Surakarta memakai celana gunung dengan presentase sebesar ± 54,29 %. Sebagian besar punk atau ± 87,14 % dari responden menempel emblem di celana atau jaket mereka; (d) mayoritas kaum punk memakai sepatu boot merk lain yaitu sepatu boot selain Doc. Mart atau sepatu boot yang dipesan dari perajin di Jogjakarta atau Jakarta dengan presentase ± 67,15 %; (e) mayoritas punk memakai piercing atau tindik dengan presentase ± 64,29 %, sedangkan yang tidak memakai piercing atau tindik hanya ± 35, 71 %; (f) sebagian besar kaum punk memiliki tato permanen di tubuhnya dengan presentase ± 68,57 %; (g) sebagian besar punk di Kota Surakarta ± 54,29 % beraliran street punk, sedangkan anarcho punk di Kota Surakarta hanya ± 25,71 %. Mayoritas kaum punk di Kota Surakarta kurang menyukai aliran crustcore dan melodic. (2) Sikap dan perilaku punk yaitu: (a) tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari masing-masing kriteria pada intensitas kaum punk di lokasi scene. Masing-masing kriteria hampir memiliki presentase yang sama ± 30 %. Mayoritas punk di Kota Surakarta memiliki radius rumah dengan lokasi scene > 1,5 km dengan presentase ± 81,43 %; (b) seluruh kaum punk pernah berkunjung ke scene punk ke luar kota atau scene punk daerah lain dengan presentase ± 100 %; (c) kaum punk sering mengunjungi gigs punk baik didalam maupun luar Kota Surakarta. Menurut hasil penelitian tidak ditemukan punk yang tidak pernah mengunjungi gigs. Setiap punk pasti pernah mengunjungi gigs; (d) sebagian besar kaum punk paham tentang norma-norma dalam masyarakat dengan presentase ± 95,71, tetapi norma-norma tersebut tidak mereka implementasikan dalam kehidupan sehari-hari; (e) kaum punk di Kota Surakarta kadang-kadang memiliki sikap antipati terhadap masyarakat sekitar dengan presentase ± 68,57 %. d) Karakteristik lain-lain kaum punk Kota Surakarta yaitu: (1) hampir seluruh kaum punk Kota Surakarta masih memiliki orang tua; (2) hampir seluruh kaum punk Kota Surakarta pernah dikejar atau terkena razia oleh aparat negara terutama Satpol PP. 3) Persepsi masyarakat terhadap komunitas punk adalah punk merupakan salah bentuk perilaku menyimpang (deviant behavior). Mayoritas masyarakat menganggap perilaku punk menyimpang dari tendensi sentral karena hal tersebut tercermin dari fashion dan lifestyle komunitas punk yang berbeda dari masyarakat pada umumnya, namun dibalik semua itu punk memiliki sebuah kreatifitas tersendiri. Tidak menutup kemungkinan bahwa punk dekat dengan alkohol, walaupun tidak semua punk adalah alkoholik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
    H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 17:26
    Last Modified: 25 Jul 2013 17:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9283

    Actions (login required)

    View Item