PENGGUNAAN MEDIA PETA BUTA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI NGLOROG 5 KECAMATAN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

RAHAYU, NING (2009) PENGGUNAAN MEDIA PETA BUTA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI NGLOROG 5 KECAMATAN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (319Kb)

    Abstract

    Belajar-mengajar sebagai suatu proses merupakan suatu sistem yang tidak terlepas dari komponen-komponen lain yang saling berinteraksi di dalamnya. Salah satu komponen dalam proses tersebut adalah sumber belajar. Sumber belajar itu tidak lain adalah daya yang bisa dimanfaatkan guna kepentingan belajarmengajar, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, sebagian atau secara keseluruhan. Sumber belajar dalam pengertian sempit adalah, misalnya: buku-buku atau bahan-bahan cetak lainnya. Pengertian itu masih banyak dipakai dewasa ini oleh sebagian besar guru. Misalnya dalam program pengajaran yang biasa disusun oleh para guru terdapat komponen sumber belajar, dan pada umumnya akan diisi dengan buku teks atau buku wajib yang dianjurkan. Media pengajaran sangat diperlukan agar pembelajaran IPS tidak monoton, tidak membosankan. Peta merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mempermudah siswa memahami pelajaran IPS khususnya pada materi geografi. Permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh penggunaan media peta buta terhadap hasil belajar siswa kelas VI pada matapelajaran IPS di SD Negeri Nglorog 5 Kab. Sragen. Penggunaan peta buta pada mata pelajaran ini akan dikaji untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas 6 Dalam penelitian ini pengumpulan data juga dilakukan dengan cara pengamatan oleh observer Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS dengan menggunakan peta buta pada materi pembelajaran geografi serta ketepatan dan kecepatan dalam menemutunjukkan letak tempat-tempat penting pada suatu negara. Prosedur penelitian yang dilaksanakan peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Metode penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam dua siklus. Siklus I merupakan tindakan menggunakan model Pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan secara sederhana melalui kelompok diskusi Sedangkan pada siklus II merupakan tindakan menggunakan model Pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan dengan pengunaan puzzle sederhana sebagai media untuk menemukan letak suatu wilayah,serta variasi metode dan diakhiri dengan pajangan hasil karya siswa.Data-data yang diperoleh setelah pelaksanaan tindakan, selanjutnya dianalisis bersama antara guru peneliti dan kepala Sekolah sebagai observer dan guru mitra. Berdasar tindakan dan analisis di atas, maka diperoleh hasil penelitian bahwa penggunaan Media Peta Buta dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menemutunjukkan tempat-tempat penting dalam peta serta meningkatkan hasil belajar siswa SD Negeri Nglorog 5 Tahun Pelajaran 2009 / 2010. Hasil penelitian menunjukkan presentasi rata-rata nilai kondisi awal 19,04%, dari sebelum perbaikan ke siklus satu 66,66%, dan presentasi rata-rata nilai dari siklus satu ke siklus dua adalah 90,47%

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Muhammad Yahya Kipti
    Date Deposited: 25 Jul 2013 17:19
    Last Modified: 25 Jul 2013 17:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9278

    Actions (login required)

    View Item