Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2007 – 2008.

RUKATININGSIH, SRI (2009) Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2007 – 2008. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1155Kb)

    Abstract

    SRI RUKATININGSIH B.R. (S850907107) Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2007 – 2008. Tujuan pada penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakanan model pembelajaran kooperatif jigsaw dan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan kubus, balok, prisma dan limas, (2) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang aktivitas belajarnya tinggi, sedang, rendah pada pokok bahasan kubus, balok, prisma, dan limas, (3) untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara penggunaan model pembelajaran dan tingkat aktivitas belajar siswa pada prestasi belajar matematika pokok bahasan kubus, balok, prisma, dan limas. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi pelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri kota Surakarta tahun pelajaran 2007- 2008. Pengambilan sampel adalah gabungan dari stratisfied random sampling dan cluster random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 235 siswa.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, metode angket, dan metode tes. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui prestasi belajar siswa adalah tes pilihan ganda. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat aktivitas belajar siswa adalah berupa angket. Untuk uji pendahuluan kemampuan awal siswa menggunakan uji t, dan sebagai prasyarat uji t adalah uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlet Teknik analisis data pada penelitian ini digunakan Anava dua jalan dengan sel tak sama, prasyarat analisis menggunakan uji Lilliefors untuk uji normalitas, uji homogenitas menggunakan uji Bartlet, dengan taraf signifikan ( )=5% Dari hasil analisis di atas menunjukkan: (1) tidak terdapat perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw maupun pembelajaran konvensional pada pokok bahasan kubus, balok, prisma, dan limas ( Fobs = 3,191  F; p-1; N-pq = F0,05; 1; 299 = 3,840 ), (2) tidak terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang aktivitas belajarnya tinggi, sedang, atau rendah pada pokok bahasan kubus, balok, prisma, dan limas ( Fobs = 0,448  F; q-1; N-pq = F0,05; 2; 229 = 3,000 ), (3) terdapat interaksi antara penggunaan model pembelajaran dan tingkat aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan kubus, balok, prisma, dan limas( Fobs = 6,496  F; (p-1)(q-1); N-pq = F; 2; 229 = 3,000 ).

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: neno sulistiyawan
    Date Deposited: 25 Jul 2013 12:31
    Last Modified: 25 Jul 2013 12:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9119

    Actions (login required)

    View Item