PENGARUH PANJANG UKUR SPESIMEN KOMPOSIT RANDOM FIBERGLASS EPOXY PADA PENGUJIAN KETAHANAN RETAK DENGAN METODE ESSENTIAL WORK OF FRACTURE

SURYO NAGORO, BAYU (2009) PENGARUH PANJANG UKUR SPESIMEN KOMPOSIT RANDOM FIBERGLASS EPOXY PADA PENGUJIAN KETAHANAN RETAK DENGAN METODE ESSENTIAL WORK OF FRACTURE. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (1444Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh panjang ukur spesimen terhadap ketangguhan retak bahan komposit random fiberglass epoxy. Metode penelitian yang digunakan adalah EWFM. Komposit dibuat dengan menggunakan resin epoxy sebagai matriknya dan random fiberglass sebagai penguatnya. Fraksi volume bahan adalah 73% resin epoksi dan 27% untuk seratnya. Spesimen dibuat dengan metode hand lay up. Selanjutnya komposit di postcure dalam oven selama 4 jam pada suhu 80°C. Kemudian dilakukan proses pengujian tarik. Metode pengujiannya adalah spesimen yang telah diberi retakan awal diuji dengan mesin Gotech. Hasil pengujian didapat kurva beban-pertambahan panjang. Kemudian dihitung luasan area di bawah grafik untuk tiap spesimen. Luasan area ini adalah kerja patah total (Wf) dari tiap-tiap spesimen. Kemudian Wf dibagi dengan luas area patah ligamen (t.l) untuk mendapatkan kerja patah spesifik (wf). Nilai wf kemudian diplotkan ke dalam bidang wf vs panjang ligamen. selanjutnya diekstrapolasi ke l =0. Perpotongan garis regresi dengan sumbu wf merupakan harga essensial patah spesifik (we). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kerja patah spesifik we adalah 1,92 kg.mm/mm2. Panjang ukur spesimen tidak berpengaruh pada harga Essential Patah Spesifik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Mesin
    Depositing User: rangga darmajati
    Date Deposited: 25 Jul 2013 06:34
    Last Modified: 25 Jul 2013 06:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/9065

    Actions (login required)

    View Item