PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KUNYIT KUNING (Curcuma longa) DALAM MENCEGAH KERUSAKAN HEPAR MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALKOHOL SKRIPSI

PRASETYO, YUDHI (2011) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KUNYIT KUNING (Curcuma longa) DALAM MENCEGAH KERUSAKAN HEPAR MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALKOHOL SKRIPSI. Other thesis, Universitas Negeri Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (501Kb)

    Abstract

    Yudhi Prasetyo, G0006224, 2010. Pengaruh Pemberian Ekstrak Kunyit Kuning (Curcuma longa) dalam Mencegah Kerusakan Hepar Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Alkohol. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tujuan penelitian. Ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan menurunkan nekrosis sel hati yang diakibatkan dari metabolism alkohol. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) sebagai hepatoproteksi yang diinduksi alkohol. Metode penelitian. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only controlled group design. Sampel berupa mencit (Mus musculus) jantan, galur Swiss Webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan +20gr. Sampel sebanyak 28 ekor dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 ekor mencit. Teknik sampling yang dipakai adalah incidental sampling. Kelompok kontrol (K), mencit diberi aquades 1ml peroral perhari selama 9 hari. Kelompok perlakuan 1 (PI), mencit diberi alkohol dengan persentase bertingkat 15%, 20%, 25% dan 30% dengan dosis 0,028ml/20gr bb mencit/hari. Kelompok perlakuan 2 (PII), mencit diperlakukan seperti PI dan diberi ekstrak kunyit kuning 0,14mg/20gr bb mencit/hari. Kelompok perlakuan 3 (PIII), mencit diperlakukan seperti PI dan diberi Ekstrak kunyit kuning 0,28mg/20gr bb Mencit/hari, mencit dikorbankan dengan cara dislokasi vertebra cervikalis kemudian organ hepar diambil dan dibuat preparat dengan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histologis hepar diamati dan dinilai berdasarkan kerusakan histologis yang berupa inti pyknosis, karyorrhexis, dan karyolysis, dimana dari setiap jenis kerusakan ini, masing-masing diberi skor 1. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA (Analysis of Variant) (α=0,05). Namun sebelumnya perlu dilakukan uji T-test Independent pada kelompok control dan P1 dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Multiple Comparisons (LSD) (α=0,05). Hasil penelitian. Hasil uji Oneway ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara keempat kelompok perlakuan. Hasil uji Post Hoc menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara K-P I, K-P II, K-P III, P I-P II, P II-PIII, dan kelompok P I-PIII (p<0,05). Simpulan penelitian. Ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) dapat mengurangi kerusakan sel hepar mencit (Mus musculus) akibat paparan alkohol tetapi pada peningkatan dosis ekstrak kunyit kuning, menjadi 2 kali dosis pertama tidak meningkatkan efek proteksinya terhadap kerusakan sel hepar mencit yang di induksi oleh alkohol (p<0,05). Kata kunci: ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa), alkohol, kerusakan sel hepar perpustakaan.uns.ac.id

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Chrisstar Dini S
    Date Deposited: 25 Jul 2013 02:08
    Last Modified: 25 Jul 2013 02:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8998

    Actions (login required)

    View Item