PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA PADA KOMPETENSI DASAR ATMOSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN DI MUKA BUMI ( Eksperimen Kelas X di SMA Negeri 5 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011)

SUSILOWATI, ERMA (2011) PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA PADA KOMPETENSI DASAR ATMOSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN DI MUKA BUMI ( Eksperimen Kelas X di SMA Negeri 5 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (1225Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) ada tidaknya perbedaan (pengaruh) hasil belajar yang signifikan antara siswa SMA yang diajar dengan model pembelajaran quantum learning dan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran geografi kompetensi dasar atmosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan di muka bumi”, (2) model pembelajaran manakah yang lebih baik diantara model pembelajaran quantum learning dan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar geografi siswa SMA pada kompetensi dasar atmosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan di muka bumi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2010/2011. Sampel diambil dengan teknik purposive. Sampel yang dipilih adalah Kelas X-8, dan Kelas X-9. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, instrumen observasi dan pengumpulan data hasil belajar siswa dengan menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa SMA yang diajar dengan model pembelajaran quantum learning dan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran geografi kompetensi dasar atmosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan di muka bumi. Hal ini, sesuai dengan keputusan uji hipotesis menggunakan uji t dengan t hitung sebesar 2,108 dan t tabel = 1,667 (t hitung > t tabel), lihat halaman 72. (2) Model pembelajaran quantum learning lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar geografi siswa SMA pada kompetensi dasar atmosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan di muka bumi. Hal ini, ditunjukan dengan ditemukannya rerata skor postest kelas eksperimen lebih tinggi daripada rerata kelas kontrol (75,625 > 71,528) lihat halaman 69. Kata Kunci : Quantum Learning, Hasil Belajar Geografi, Atmosfer

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Noreka Destiana
    Date Deposited: 24 Jul 2013 22:28
    Last Modified: 24 Jul 2013 22:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8982

    Actions (login required)

    View Item