DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI TAMAN PENDIDIKAN PRA SEKOLAH RAINBOW LEARNING CENTRE

P, UNARISTYA (2010) DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI TAMAN PENDIDIKAN PRA SEKOLAH RAINBOW LEARNING CENTRE. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2715Kb)

    Abstract

    Program tempat belajar dan bermain seperti Pre School, maupun Kindergarten mulai banyak tersebar di Indonesia, tak terkecuali di Solo dan sekitarnya. Di kota Solo sendiri sudah beberapa Pre School didirikan sejak beberapa tahun belakangan ini. Berbagai fasilitas dan program pendidikan mulai ditawarkan untuk menarik perhatian para orang tua agar menyekolahkan anak mereka disitu. Namun masih banyak para orang tua yang belum memahami tentang Pre School. Oleh karena itu perlu informasi tentang adanya Pre School. Secara umum perkembangan sosial pada masa kanak-kanak awal, dimulai dari umur dua sampai enam tahun. Anak mulai belajar melakukan hubungan sosial dan bergaul dengan orang-orang di luar lingkungan rumahnya, terutama dengan anak-anak yang sebaya. Mereka belajar menyesuaikan diri dan bekerja sama dalam kegiatan bermain. Anak-anak yang mengikuti pendidikan prasekolah, misalnya pendidikan untuk anak sebelum Taman Kanak-kanak (secara umum disebut Nursery School), pusat pengasuhan anak pada siang hari (Day Care Centre), atau Taman Kanak-kanak (Kindergarten) mempunyai sejumlah besar hubungan sosial yang telah ditentukan dengan anak-anak yang sebaya. Anak yang mengikuti pendidikan pra sekolah melakukan penyesuaian sosial yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak tidak mengikuti pendidikan pra sekolah. Mereka dipersiapkan secara lebih baik untuk melakukan partisipasi yang aktif dalam kelompok dibandingkan dengan anak-anak yang aktivitas sosialnya terbatas dengan anggota keluarga dan anak-anak dari lingkungan tetangga terdekat. Diantara sejumlah keuntungan pendidikan pra sekolah adalah bahwa pusat pendidikan tersebut memberikan pengalaman sosial dibawah bimbingan para guru yang terlatih serta membantu mengembangkan hubungan yang menyenangkan, sehingga bisa bergaul dengan teman-temanya. Kedua, memberikan pelatihan sedini mungkin dibidang hitungan dan bahasa dengan mempertimbangkan perkembangan fisik yang terencana dan terpadu. Kesadaran akan arti pentingnya keberadaan Pre School dalam pertumbuhan dan perkembangan pada masa kanak-kanak inilah yang coba ditawarkan oleh Rainbow Learning Centre. Rainbow Learning Centre memahami kebutuhan anak akan pertumbuhan dan perkembangan fisik yang optimal,oleh karenanya visi dan misi Rainbow Learning Centre ditekankan pada metode BCCT (Beyond Centers and Circle Time) yang merupakan pengembangan dari Montessori, High scope, Red Star, Reggio Emilia dengan tujuan merangsang seluruh aspek kecerdasan anak-anak melalui kegiatan bermain yang terarah, melalui bimbingan dari Master Trainer BCCT Profinsi Jawa Tengah dan pengasuhan dari pendidik yang professional. Dengan demikian Rainbow Learning Centre adalah Pre School yang penuh keceriaan dengan belajar sambil bermain demi pengembangan potensi anak usia dini secara optimal melalui pendidikan dan pengajaran yang berkualitas bedasarkan pengalaman belajar yang produktif dan positif. Namun sayangnya, Rainbow Learning Centre belum banyak dikenal oleh masyarakat , khususnya masyarakat Solo. Hal ini karena promosi yang dilakukan masih sangat minimal, oleh karena itu sangat diperlukan kegiatan promosi untuk memperkenalkan dan mempromosikan Rainbow Learning Centre kepada masyarakat luas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > D3 - Desain Komunikasi Visual
    Depositing User: Miftahful Purnanda Puspasari
    Date Deposited: 24 Jul 2013 17:20
    Last Modified: 24 Jul 2013 17:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8879

    Actions (login required)

    View Item