“AMPYANG BALONG”

Tavares, William Adiputra de Jesus (2009) “AMPYANG BALONG”. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (325Kb)

    Abstract

    Film dengan genre dokumenter dengan tema inkulturasi budaya Jawa terhadap budaya pendatang Tiong Hoa ini berangkat dari ide dasar masih adanya bentuk-bentuk interaksi yang terbatas pada golongan etnis tertentu, dimana interaksi ini terjadi di tengah-tengah kentalnya budaya Jawa. “Tembok-tembok” pembatas ini masih sangat kentara, khususnya di Surakarta. Dari sekian permasalahan Komunikasi Antarbudaya, dalam film “Ampyang Balong” ini memfokuskan permasalahan pada bentuk-bentuk interaksi etnis pendatang Cina/ Tiong Hoa dengan etnis Jawa yang masih terbatas. Dipilih masalah interaksi antar etnis, karena film maker berpendapat bahwa interaksi yang seharusnya terjadi antara etnis pendatang Cina dengan etnis Jawa merupakan bentuk Komunikasi Antarbudaya yang menjelma menjadi alat untuk menghindari munculnya bibit-bibit konflik antar etnis pendatang dengan pribumi. Adapun ringkasan cerita dari film “Ampyang Balong” adalah sebagai berikut: Solo, kota budaya yang terkenal dengan sentral kebudayaan Jawanya ini, menjadi tempat bermukim etnis pendatang Cina. Etnis pendatang Cina ini membawa budayanya di tengah-tengah kentalnya budaya Jawa. Budaya etnis pendatang Cina ini, mengandung unsur-unsur “defensive” yang tinggi. Akan tetapi, sebagai etnis pendatang, etnis Cina harus dapat beradaptasi dengan sistem budaya Jawa sebagai budaya dominan. Terutama mereka melewati proses adaptasi pada masa Soeharto.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 24 Jul 2013 16:19
    Last Modified: 24 Jul 2013 16:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8833

    Actions (login required)

    View Item