HUBUNGAN KADAR GULA DARAH DENGAN KANDIDIASIS VAGINA PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI HORMONAL

PUTRI AMELIA, SHELVY (2009) HUBUNGAN KADAR GULA DARAH DENGAN KANDIDIASIS VAGINA PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI HORMONAL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (176Kb)

    Abstract

    Kandidiasia Vagina merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur genus Candida, terutama Candida Albicans, pada fornix anterior atau fornix posterior. Jamur ini bersifat oportunistik, yang bila terdapat faktor predisposisi akan menjadi patogen. Salah satu faktor predisposisi adalah pemakaian kontrasepsi hormonal, baik secara oral, suntikan, maupun implantasi. Kadar hormon estrogen dan progesteron mengalami peningkatan dalam darah yang dikarenakan penggunaan kontrasepsi hormonal. Hal ini menyebabkan terjadinya gangguan metabolisme karbohidrat, sehingga kadar gula dalam darah dan kadar glikogen pada epitel vagina meninggi. Akibatnya pH vagina menjadi rendah dan jamur Candida dapat tumbuh subur dalam vagina. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kadar gula darah dengan terjadinya kandidiasis vagina pada akseptor kontrasepsi hormonal. Penelitian ini menggunakan metode analisis observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Wonogiri I. Pengambilan sampel secara quota sampling dengan subyek penelitian 53 orang yang terdiri dari 34 orang dengan Candida (-) dan 19 orang dengan Candida (+). Hasil penelitian adalah dari 53 orang yang kadar gula darah sewaktunya berada pada kisaran normal (90-134 mg/dl) dan terdapat Candida (-) adalah 31 orang, yang kadar gula darah sewaktunya berada pada kisaran di atas normal (135-< 200 mg/dl) dan terdapat Candida (+) dalah 19 orang, serta didapatkan 3 orang yang kadar gula darah sewaktunya berada pada kisaran di atas normal (135-<200 mg/dl) dan terdapat Candida (-). Berdasarkan Analisis Chi Square dengan tingkat kemaknaan (a) = 0,05 dan dilanjutkan dengan koefisien kontingensi, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna dan erat antara kadar gula darah dengan kejadian kandidiasis vagina pada akseptor kontrasepsi hormonal. Dengan demikian diharapkan pada akseptor kontrasepsi hormonal agar lebih dapat menjaga kadar gula darah dalam batas normal.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: rangga darmajati
    Date Deposited: 24 Jul 2013 05:55
    Last Modified: 24 Jul 2013 05:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8765

    Actions (login required)

    View Item