Pemaknaan simbol-simbol yang digunakan pada upacara pelepasan jenazah yang dilakukan masyarakat Tionghoa beragama Khonghucu di Surakarta

Roswita, Retno (2008) Pemaknaan simbol-simbol yang digunakan pada upacara pelepasan jenazah yang dilakukan masyarakat Tionghoa beragama Khonghucu di Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (1252Kb)

    Abstract

    RETNO ROSWITA, D0204012, Pemaknaan Simbol-Simbol Yang Digunakan Pada Upacara Pelepasan Jenazah Yang Dilakukan Masyarakat Tionghoa Beragama Khonghucu Di Surakarta Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2008. Masyarakat Tionghoa merupakan suku pendatang yang kini telah menjadi bagian dari Indonesia. Meskipun orang-orang Tionghoa ini telah dianggap sebagai bagian dari Indonesia, namun mereka pernah mengalami diskriminasi dari pemerintah Indonesia yaitu pada zaman orde lama dan orde baru. Beberapa peraturan pemerintah dikeluarkan untuk membatasi perkembangan masyarakat Tionghoa termasuk melarang segala kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadat Tionghoa dilakukan di Indonesia. Namun, semenjak era reformasi bergulir dan pencabutan undang-undang larangan tersebut, kebudayaan Tionghoa berkembang lagi. Tradisi pelepasan jenazah orang Tionghoa juga mulai dikenal masyakarat. Seiring perkembangan zaman, tradisi ini mengalami pergeseran atau perubahan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pemaknaan simbolsimbol yang digunakan sebagai sesaji dalam upacara pelepasan jenazah orang meninggal pada masyarakat Tionghoa khususnya yang beragama Khonghucu di kota Surakarta.(2) Menyelidiki pergeseran unsur-unsur simbol yang digunakan pada upacara pelepasan jenazah orang Tionghoa antara masa lampau dan masa sekarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai komponen primer dalam pengumpulan data. Adapun langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Secara garis besar, proses pelepasan jenazah orang Tionghoa beragama Khonghucu yaitu jiep bok (masuk peti), may song (malam sebelum jenazah dimakamkan), sang seng (pemberangkatan jenazah), upacara pemakaman/penyempurnaan, dan masa berkabung. Dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi pergeseran/perubahan dalam proses pelepasan jenazah tersebut. Pada umumnya, pergeseran terjadi pada alat-alat dan sesaji yang digunakan. Misalnya dalam hal pakaian berkabung yang dikenakan keluarga almarhum. Agar penelitian lebih detail dan mendalam, maka sebaiknya jumlah informan dan buku-buku literatur diperbanyak untuk menunjang penelitian.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Aldhila Maharani
    Date Deposited: 23 Jul 2013 23:39
    Last Modified: 23 Jul 2013 23:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8701

    Actions (login required)

    View Item