DAMPAK PENGEMBANGAN EKOWISATA KAWASAN WISATA GUNUNG MERAPI-MERBABU TERHADAP PERUBAHAN STRUKTUR MASYARAKAT (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Dampak Pengembangan Ekowisata Kawasan Wisata Gunung Merapi-Merbabu Terhadap Perubahan Struktur Masyarakat di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali)

WIBOWO, (2007) DAMPAK PENGEMBANGAN EKOWISATA KAWASAN WISATA GUNUNG MERAPI-MERBABU TERHADAP PERUBAHAN STRUKTUR MASYARAKAT (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Dampak Pengembangan Ekowisata Kawasan Wisata Gunung Merapi-Merbabu Terhadap Perubahan Struktur Masyarakat di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali). Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (669Kb)

    Abstract

    WIBOWO (D0302010). 2007. DAMPAK PENGEMBANGAN EKOWISATA KAWASAN WISATA GUNUNG MERAPI-MERBABU TERHADAP PERUBAHAN STRUKTUR MASYARAKAT (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Dampak Pengembangan Ekowisata Kawasan Wisata Gunung Merapi-Merbabu Terhadap Perubahan Struktur Masyarakat di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali) Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan bentuk penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan bagaimana partisipasi masyarakat di Desa Samiran dalam pengembangan ekowisata, serta dampak atau pengaruh yang timbul dari pengembangan ekowisata. Penelitian ini berpijak pada paradigma definisi sosial dengan teori aksi. Menurut teori aksi ini harus ada kondisi situasional dan individu sebagai aktor dan dalam penelitian ini maka aktor yang dimaksud adalah masyarakat di Desa Samiran sedang kondisi situasionalnya adalah dijadikannya Desa Samiran sebagai obyek ekowisata dan kondisi tersebut berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kabupaten Boyolali, lebih spesifik lagi di Kawasan Ekowisata Gunung Merapi-Merbabu, Desa Samiran, Kecamatan Selo. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara secara mendalam (indepth interview) untuk mencari data langsung dari sumbernya (data primer), untuk pendokumentasian dilakukan untuk mencari data sekunder. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sehingga peneliti dapat memilih sampel yang benar-benar mengetahui permasalahan penelitian. Dalam proses analisa data peneliti menggunakan model analisis interaktif dimana proses pengumpulan data, reduksi data serta pengolahan data saling terkait satu sama lain. Triangulasi sumber digunakan peneliti untuk mendapatkan kevaliditasan data, dengan cara mengecek langsung pada sumbernya untuk diverifikasikan kebenaran datanya. Hasil penelitian ini didapatkan partisipasi masyarakat di Desa Samiran diwujudkan melalui partisipasi dalam perencanaan yaitu masyarakat mengikuti forum-forum pertemuan dengan memberikan ide maupun gagasan, partisipasi dalam pelaksanaan yaitu masyarakat memberikan sumbangan baik berupa materi maupun ide dalam pelaksanaan program-program ekowisata, partisipasi dalam pemanfaatan yaitu masyarakat mulai membuka usaha baru di bidang pariwisata seperti membuka warung, homestay, menjadi pegawai harian dinas pariwisata, menjadi pemandu wisata (guide). Dalam berpartisipasi masyarakat menghadapi berbagai faktor baik itu faktor pendorong maupun faktor penghambat. Dampak dari pengembangan ekowisata terhadap perubahan struktur sosial berwujud pada perubahan struktur ekonomi yaitu adanya pergeseran okupasi dan peningkatan pendapatan. Perubahan struktur sosial yaitu adanya Peningkatan orientasi pendidikan, timbul sikap komersial pada xvi masyarakat dan intensitas gotong royong masyarakat yang berkurang serta terancamnya kelestarian lingkungan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Aldhila Maharani
    Date Deposited: 23 Jul 2013 23:01
    Last Modified: 23 Jul 2013 23:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8686

    Actions (login required)

    View Item