EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAME TOURNAMENT) DAN TTW (THINK-TALK-WRITE) PADA PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI HARGA DIRI SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN BISNIS MANAJEMEN DI KOTA SALATIGA

Susanto, Nugroho Dwi (2011) EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAME TOURNAMENT) DAN TTW (THINK-TALK-WRITE) PADA PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI HARGA DIRI SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN BISNIS MANAJEMEN DI KOTA SALATIGA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (536Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran kooperatif tipe TTW dan model pembelajaran Konvensional, dan apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TTW memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran Konvensional. 2). Apakah prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai tingkat harga diri tinggi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai tingkat harga diri sedang maupun rendah dan apakah prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai tingkat harga diri sedang lebih baik daripada prestasi belajar metamatika siswa yang mempunyai tingkat harga diri rendah. 3). Apakah model pembelajaran kooperatif tipe TGT, TTW dan model pembelajaran Konvensional menghasilkan prestasi belajar yang berbeda pada tiap-tiap tingkat harga diri siswa dan apakah prestasi belajar pada tingkat harga diri siswa akan berbeda pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT, TTW dan model pembelajaran Konvensional? Penelitian ini termasuk eksperimen semu dengan desain faktorial 3×3 yang dilakukan di Kelas XI SMK Kota Salatiga pada Semester 3 Tahun Pelajaran 2010/2011. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified cluster random sampling. Pengumpulan datanya dilakukan melalui tes pilihan ganda dan angket harga diri. Teknik analisis datanya menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan α = 5 %, diperoleh: 1) Untuk Fa = 9,8010 > F0,05;2;295 = 3,0264, ini berarti terdapat perbedaan efektifitas dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, TTW dan model pembelajaran Konvensional terhadap prestasi belajar matematika. 2). Untuk Fb = 5,0584 > F0,05;2;295 = 3,0264, ini berarti tingkat harga diri siswa yang tinggi, sedang dan rendah memberikan efek yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika. 3). Untuk Fab = 0,9313 < F0,05;4;295 = 2,4023, ini berarti tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan tingkat harga diri siswa terhadap prestasi belajar matematika. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, 1). Model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan model pembelajaran kooperatif tipe TTW menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama baik, model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan model pembelajaran Konvensional menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama baik, dan model pembelajaran kooperatif tipe TTW menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Users 832 not found.
    Date Deposited: 23 Jul 2013 22:39
    Last Modified: 23 Jul 2013 22:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8675

    Actions (login required)

    View Item