PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) DALAM RANSUM TERHADAP PROFIL SERUM DARAH AYAM BROILER JANTAN

Zuliana, (2011) PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) DALAM RANSUM TERHADAP PROFIL SERUM DARAH AYAM BROILER JANTAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (847Kb)

    Abstract

    Kekhawatiran akan kadar kolesterol yang banyak terdapat dalam bahan pakan asal hewan sangat mempengaruhi tingkat konsumsi produk pangan asal hewan (Sitepoe, 1992). Keberadaan kolesterol dan trigliserida darah pada ayam broiler yaitu 129,42 mg/dl dan 132,52 mg/dl (Silva et al., 2007) yang nantinya disimpan dalam daging broiler sering digunakan sebagai pembatas konsumsi ayam broiler oleh masyarakat. Sebagian masyarakat merasa enggan untuk mengkonsumsi ayam broiler karena dikhawatirkan dapat meningkatkan kadar total kolesterol darah yang nantinya dapat menjadi faktor pencetus timbulnya penyakit aterosklerosis, penyebab penyakit jantung koroner. Sebagaimana disebutkan Sitepoe (1992) bahwa peningkatan kadar lipid di dalam darah meliputi kolesterol dan trigliserida merupakan unsur utama penyebab penyakit aterosklerosis dan jantung koroner. Menurut Soeharto (2004) aterosklerosis merupakan pengendapan plak pada arteri. Berkaitan dengan kekhawatiran sebagian masyarakat terhadap kolesterol, berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan kadar total kolesterol darah ayam broiler diantaranya dengan suplementasi feed additive alami penurun kolesterol. Menurut UU No.18 (2009) feed additive adalah bahan baku pakan yang tidak mengandung zat gizi atau nutrisi (nutrien), yang tujuan pemakaiannya terutama untuk tujuan tertentu. Kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum L) diketahui mengandung senyawa aktif polifenol yaitu flavanoid (Dirmawanti, 2008) khususnya jenis catechin (Thitilertdecha et al., 2008) serta tanin dan saponin (Ipteknet, 2005). Menurut Winarsi (2007) polifenol mampu menurunkan kolesterol dan mencegah penggumpalan darah. Hasil penelitian Thitilertdecha et al. (2008) membuktikan kandungan polifenol kulit buah rambutan sebesar 542,2 mg/g ekstrak kering. Pemanfaatan kulit buah rambutan sebagai bahan suplementasi pakan unggas merupakan alternatif yang penting untuk diteliti berdasar kenyataan bahwa kulit buah rambutan mengandung polifenol dan belum dimanfaatkan secara optimal.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Ardhi Permana Lukas
    Date Deposited: 23 Jul 2013 21:24
    Last Modified: 23 Jul 2013 21:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8631

    Actions (login required)

    View Item