DAMPAK FAKTOR BAHAYA KEBISINGAN TERHADAP TENAGA KERJA DI BAGIAN UNIT POWER PLANT PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN MIGAS BUMI CEPU, BLORA, JAWA TENGAH

Christy, Candhika Chandra (2010) DAMPAK FAKTOR BAHAYA KEBISINGAN TERHADAP TENAGA KERJA DI BAGIAN UNIT POWER PLANT PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN MIGAS BUMI CEPU, BLORA, JAWA TENGAH. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (241Kb)

    Abstract

    Candhika Chandra Christy, 2010. “DAMPAK FAKTOR BAHAYA KEBISINGAN TERHADAP TENAGA KERJA DI BAGIAN UNIT POWER PLANT PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN MIGAS BUMI CEPU, BLORA, JAWA TENGAH”. Program D.III Hiperkes dan Keselamatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kebisingan ditempat kerja pada umumnya banyak terjadi pada perusahaan-perusahan, industri-industri, bahkan sampai usaha-usaha menengah kebawah. Hal ini mendorong kesadaran pelaku usaha untuk menekan kebisingan ditempat kerja agar tidak melampui Nilai Ambang Batas (NAB). Semua ini mempunyai maksud agar tenaga kerja memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, maka perusahaan pun memperoleh produktivitas kerja yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebisingan terhadap tenaga kerja, serta upaya-upaya pengendalian yang telah dilakukan di bagian unit Power Plant Pusdiklat Migas Cepu. Hal ini didasarkan pada adanya tenaga kerja yang masih tidak memakai alat pelindung diri. Padahal kebisingan ditempat tersebut sangat tinggi, yang dapat mengakibatkan penyakit akibat kerja berupa gangguan fungsi pendengaran. Kerangka pemikiran dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa produktivitas berasal dari adanya sikap manajemen, sikap manajemen ini dituangkan dalam kebijakan-kebijakan manajemen yang diambil menyangkut berbagai aspek dalam perusahaan yang perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan terhadap fungsi-fungsi operasional manajemen (keuangan, pemasaran, produksi, dan sumber daya manusia), kesehatan pekerja dengan produktivitas kerja sangat berhubungan erat. Mengingat dampak dari kebisingan ditempat tersebut masih tinggi, harus dilakukan upaya pengendalian. Jenis penelitian ini adalah diskriptif yang bertujuan memberi gambaran mengenai pelaksanaan identifikasi, dampak terhadap tenaga kerja, serta penanggulangan yang dilakukan Pusdiklat Migas Cepu. Dari hasil penelitian di bagian unit Power Plant Pusdiklat Migas Cepu diperoleh hasil bahwa kebisingan melebihi NAB, serta dampak terhadap tenaga kerja, maka dari itu harus dilakukan upaya-upaya penanggulangan. Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan dan penyakit akibat kerja, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Pusdiklat Migas Cepu, sudah melakukan proses identifikasi di unit Power Plant untuk berupaya mengurangi tingkat kebisingan yang melebihi NAB.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > D3 - Hiperkes dan Keselamatan Kerja
    Depositing User: Ahmad Santoso
    Date Deposited: 23 Jul 2013 21:09
    Last Modified: 23 Jul 2013 21:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8616

    Actions (login required)

    View Item