HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DENGAN PERSEPSI MASYARAKAT KOTA TENTANG SIFAT-SIFAT INOVASI PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN PERKOTAAN DI KOTA SURAKARTA

SHOLIKHATUN, UMI MUTHIAH (2010) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DENGAN PERSEPSI MASYARAKAT KOTA TENTANG SIFAT-SIFAT INOVASI PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN PERKOTAAN DI KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (451Kb)

    Abstract

    UMI MUTHIAH SHOLIKHATUN. H 0403063. “HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DENGAN PERSEPSI MASYARAKAT KOTA TENTANG SIFAT-SIFAT INOVASI PADA PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN PERKOTAAN DI KOTA SURAKARTA”. Di bawah bimbingan Dra. Suminah, M. Si dan Agung Wibowo, S.P, M. Si. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji karakteristik masyarakat kota, mengkaji persepsi masyarakat kota tentang sifat-sifat inovasi yang terdapat dalam program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dengan persepsi masyarakat kota tentang sifat-sifat inovasi pada program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan di Kota Surakarta. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei. Penelitian dilakukan di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak proporsional (proportional random sampling) dengan jumlah sampel 50 responden yang menerima bantuan bibit. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, pencatatan dan dokumentasi. Untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor karakteristik sosial ekonomi dengan tingkat persepsi masyarakat kota tentang sifat-sifat inovasi pada program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan digunakan rumus korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan formal yang ditempuh responden tergolong tinggi yaitu sampai tamat SMA atau Perguruan Tinggi, Responden yang mengikuti pendidikan non formal berupa penyuluhan dan pelatihan tergolong kategori sedang, luas pekarangan yang dimiliki responden tergolong sedang, Pendapatan responden yang mengikuti program ini dalam kategori sedang. Dengan pendapatan per bulannya antara 1 juta – 2 juta per bulan. Kosmopolitnya responden termasuk kategori sedang, dengan frekuensi 1-10 kali per bulan yaitu sebanyak 47 orang. Akses responden terhadap informasi yang berkaitan dengan dunia pertanian sangat rendah, terutama akses melalui radio dan televisi. Tingkat persepsi masyarakat mengenai keuntungan relatif yang diperoleh dengan mengikuti program tergolong sedang. Tingkat persepsi masyarakat mengenai kesesuaian (kompatibilitas) yang terdapat dalam program tergolong tinggi. Sedangkan persepsi masyarakat mengenai kompleksitas (kerumitan) yang terdapat dalam program tergolong sedang. Persepsi masyarakat mengenai triabilitas (dapat dicoba) yang terdapat dalam program meliputi persiapan lahan, pemeliharaan dan pemasaran hasil tergolong sedang. Dan persepsi masyarakat mengenai observabilitas (dapat dilihat) yang terdapat pada program tergolong sedang. Hubungan antara pendidikan formal dengan tingkat persepsi masyarakat mengenai sifat inovasi program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan yang meliputi keuntungan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, triabilitas dan observabilitas adalah signifikan. Hubungan antara pendidikan non formal dengan sifat inovasi program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan yang meliputi keuntungan relatif, kompatibilitas, triabilitas dan observabilitas adalah signifikan. Sedangkan hubungan antara pendidikan non formal dengan kompleksitas adalah tidak signifikan. Hubungan antara luas pekarangan dengan tingkat persepsi masyarakat mengenai sifat inovasi yang meliputi keuntungan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, triabilitas dan observabilitas adalah signifikan. Hubungan antara pendapatan dengan persepsi mengenai sifat inovasi program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan yang meliputi keuntungan relatif, kompatibilitas dan observabilitas adalah berhubungan signifikan. Sedangkan hubungan antara pendapatan dengan persepsi masyarakat mengenai kompleksitas dan triabilitas adalah tidak signifikan. Hubungan antara kosmopolitnya masyarakat dengan persepsi masyarakat mengenai sifat inovasi dalam program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan meliputi keuntungan relatif, kompatibilitas dan observabilitas mempunyai hubungan yang signifikan. Sedangkan hubungan antara kosmopolit dengan persepsi masyarakat mengenai sifat inovasi kompleksitas dan triabilitas adalah tidak signifikan. Analisis hubungan antara akses terhadap informasi dengan persepsi masyarakat mengenai sifat inovasi dalam program peningkatan dan pengembangan pertanian perkotaan yang meliputi keuntungan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, triabilitas dan observabilitas adalah signifikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 23 Jul 2013 14:28
    Last Modified: 23 Jul 2013 14:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8507

    Actions (login required)

    View Item