PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DITINJAU DARI TINGKAT KEAKTIFAN SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN PEMANTULAN CAHAYA DI SMP

Kurniasari, Herdiyan (2010) PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DITINJAU DARI TINGKAT KEAKTIFAN SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN PEMANTULAN CAHAYA DI SMP. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (568Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Herdiyan Kurniasari. PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DITINJAU DARI TINGKAT KEAKTIFAN SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN PEMANTULAN CAHAYA DI SMP . Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya: (1) perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan STAD terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya, (2) perbedaan pengaruh antara keaktifan siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya, (3) interaksi pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif dan keaktifan siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 18 Surakarta. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta Tahun Ajaran 2009/2010 yang terdiri dari 6 kelas, yaitu kelas VIII A sampai dengan kelas VIII F. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu kelas VIII B sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang masing-masing terdiri dari 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik angket, teknik observasi dan teknik tes. Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data keadaan awal siswa yang diambil dari ulangan blok semester ganjil. Teknik angket dan teknik observasi digunakan untuk mendapatkan data keaktifan siswa. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah anava dua jalan dengan isi sel tak sama pada taraf signifikasi 5%, kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut anava yaitu komparasi ganda metode Scheffe. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan tipe STAD terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya (FA= 4,50 > F0.05; 1.64 = 3,99). Dari Uji Komparasi ganda diperoleh hasil bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya daripada model pembelajaran kooperatif tipe STAD ( X A1 X A2 ), (2) Ada perbedaan pengaruh antara keaktifan siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya (FB = 27.87 > F0.05; 1.64= 3,99). Dari uji komparasi ganda diperoleh hasil bahwa siswa yang mempunyai keaktifan kategori tinggi mempunyai kemampuan kognitif Fisika yang lebih baik daripada siswa yang memiliki keaktifan kategori rendah ( X B1 X B 2 ), (3) Tidak ada interaksi pengaruh antara penggunaan model pembelajaran kooperatif dan keaktifan siswa terhadap kemampuan kognitif fisika siswa sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. (FAB= 2.40 < F0.05; 1.64 = 3,99). Jadi antara model pembelajaran kooperatif dan keaktifan siswa mempunyai pengaruh sendiri-sendiri terhadap kemampuan kognitif siswa pada sub pokok bahasan Pemantulan Cahaya. ABSTRACT Herdiyan Kurniasari. THE COOPERATIVE LEARNING OF NUMBERED HEADS TOGETHER TYPE (NHT) AND STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION TYPE (STAD) IS VIEWED FROM THE STUDENT’S ACTIVITY LEVEL TO STUDENT’S COGNITIVE CAPABILITY AT THE SUBJECT OF LIGHT REFLECTION ON JUNIOR HIGH SCHOOL . Thesis. Surakarta: Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, November 2010. The aim of this research is to find out that there is or there is not: (1) The difference of influence between using cooperative learning model of NHT type and STAD type to student’s cognitive capability at the subject of light reflection, (2) The difference of influence between high and low category of student’s activity level to student’s cognitive capability at the subject of light reflection (3) The interaction between the influence using cooperative learning model and student’s activity level to student’s cognitive capability at the subject of light reflection. This research used an experimental method with 2 x 2 factorial design. The place of this research is in Junior High School 18 Surakarta. The population of research is all students in eighth grade of Junior High School 18 Surakarta in the school year of 2009/2010, which is consists of 6 classes, class VIII A until VIII F. The employed sampling technique is cluster random sampling. The sampling is consists of 2 classes, VIII B as the control class and VIII C as the experiment class, which is consists 34 student of each class. Data retrieval technique are documentation, questionnaire, observation, and test. Documentation technique is used to obtain the data of student’s early capability score, which is taken from test blocks odd semester. Questionnaire and observation technique is used to obtain the data of student’s activities. Technique test is used to obtain the data of student’s Physics cognitive capability at the subject of light reflection. Data analyze technique used two ways Anava with different cell content at 5% signification level, followed by the advanced test of Anava that is Scheffe multiple comparison method. Based on the results of this research, it can be concluded that: (1) There is difference of influence between using cooperative learning model of NHT type and STAD type to student’s cognitive capability at the subject of light reflection (FA= 4,50 > F0.05; 1.64 = 3,99). Based on the multiple comparison method that using cooperative learning model NHT type gives a better effect on student’s cognitive capability at the subject of light reflection than using cooperative learning model type of STAD ( X A1 X A2 ), (2) There is difference of influence between high and low category of student’s activity to student’s cognitive capability at the subject of light reflection (FB = 27.87 > F0.05; 1.64= 3,99). Based on the multiple comparison method that students who have high category of activity has the cognitive capability of Physics better than students who have low category of activities ( X B1 X B 2 ), (3) There is no interaction between influence using cooperative learning model and student’s activities to student’s cognitive capability at the subject of light reflection (FAB= 2.40 < F0.05; 1.64 = 3,99). So between cooperative learning model and student’s activity have their own influence to student’s cognitive capability at the subject of light reflection

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 23 Jul 2013 06:41
    Last Modified: 23 Jul 2013 06:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8443

    Actions (login required)

    View Item