STRUKTUR PROVERBA BAHASA INGGRIS DAN MAKNA HUBUNGAN ANTARKONSTITUEN PEMBENTUKNYA

Azhar, Iqbal Nurul (2011) STRUKTUR PROVERBA BAHASA INGGRIS DAN MAKNA HUBUNGAN ANTARKONSTITUEN PEMBENTUKNYA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1493Kb)

    Abstract

    Iqbal Nurul Azhar. S11080900. Struktur Proverba Bahasa Inggris dan Makna Hubungan Antarkonstituen Pembentuknya. Pembimbing I: Prof. Dr. M. Sri Samiati Tarjana, Pembimbing II: Dr. Tri Wiratno, M.A. Tesis: Program Studi Linguistik Minat Utama Linguistik Deskriptif Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2011 Penelitian ini memiliki empat tujuan. Adapun keempat tujuan tersebut: (1) dapat mendeskripsikan struktur proverba bahasa Inggris; (2) menjelaskan keeratan hubungan antarkonstituen pembentuk proverba bahasa Inggris (3) menjelaskan pola-pola pilihan kata dalam struktur proverba bahasa Inggris; serta (4) menjelaskan makna hubungan antarkonstituen pembentuk proverba bahasa Inggris. Ada dua manfaat yang didapat dari penelitian ini yaitu manfaat teoretis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah: mendukung dan merevisi teori terdahulu tentang proverba bahasa Inggris, serta menambah pemahaman tentang kajian sintaksis, semantik dan proverba bahasa Inggris. Manfaat praktis dari penelitian ini ada tiga: dapat membantu penerjemah menerjemahkan proverba bahasa Inggris berdasarkan pengetahuan terhadap struktur dan makna hubungan antarunsur pembentuknya, dapat membantu para guru bahasa Inggris menjawab pertanyaan siswa mereka tentang struktur proverba bahasa Inggris dan makna hubungan antarunsurnya, serta dapat menjadi referensi pengkajian peribahasa bahasa Inggris dan Indonesia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori grounded. Desain penelitian ini adalah studi kasus tunggal tiang terpancang dengan menggunakan langkah-langkah analisis data kualitatif yang dikembangkan oleh Spradley. Metode yang dipakai dalam proses penyediaan data penelitian ini adalah metode simak dengan menggunakan tiga teknik lanjutan yaitu (1) teknik simak bebas libat cakap dengan strategi simak scaning, (2) teknik catat dengan strategi catat berkode dan (3) teknik rekam. Ada tiga metode yang digunakan dalam menganalisis data dan membaginya ke dalam taksonomi- taksonomi yaitu; (1) distributional method, (metode agih), dan (2) identity method (metode padan). Kedua metode ini digunakan secara bergantian untuk menemukan pola-pola yang dapat menjawab rumusan masalah penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahwa struktur-struktur proverba bahasa Inggris sangat bervariatif mulai dari bentuk sederhana seperti frasa, hingga ke struktur yang kompleks yaitu kalimat majemuk kompleks. (2) bahwa sifat hubungan antarkonstituennya tidak beku yang ditandai dengan dapat dilihatnya kemunculan fenomena pelesapan, substitusi, permutasi dan ekspansi konstituen- konstituen pembentuk proverba dalam tuturan tulis, (3) pembuat proverba memiliki kecendrungan untuk menggunakan beberapa leksikon khas, yaitu: leksikon tertentu yang dapat membangun struktur lahir, leksikon yang di dalamnya terdapat pemanfaatan aspek fonem, serta leksikon yang memunculkan gaya bahasa, (4) bahwa leksikon pembentuk proverba memiliki peranan yang khas dalam membangun makna proverba.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: Users 865 not found.
    Date Deposited: 23 Jul 2013 02:09
    Last Modified: 23 Jul 2013 02:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8387

    Actions (login required)

    View Item