PROSEDUR DOKUMEN EKSPOR PADA PT. ARINDO JAYA MANDIRI (STUDI KASUS PADA PT. ARINDO JAYA MANDIRI SEMARANG)

SEPTIANI, FARADHILLA (2011) PROSEDUR DOKUMEN EKSPOR PADA PT. ARINDO JAYA MANDIRI (STUDI KASUS PADA PT. ARINDO JAYA MANDIRI SEMARANG). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1147Kb)

    Abstract

    Tujuan dari penelitian adalah untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam dan pemahaman yang lebih luas mengenai penggunaan dokumen ekspor pada PT. Arindo Jaya Mandiri di Semarang. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif, yaitu mengamati obyek penelitian dan menggambarkan suatu keadaan yang ada dalam obyek penelitian tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara secara langsung kepada pihak PT. Arindo Jaya Mandiri di Semarang. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku ataupun sumber bacaan lainnya yang berkaitan dengan pokok bahasan yang diambil. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Alur pelaksanaan dokumen ekspor pada PT. Arindo Jaya Mandiri di Semarang adalah Shipping instruction, Job File, Delivery Order (DO), Bill Of lading (B/L), Certificate of Fumigation, costume clearance. Serta dalam proses pelaksanaan dalam proses dokumen ekspor adalah dari pihak Freight Forwading PT. Arindo Jaya Mandiri antara lain: Arindo jaya mandiri akan bertanggung jawab penuh jika ekportir maupun importer tidak mangasuransikan barangnya, kertelembatan pembayaran shipper maupun consigne, belum padunya antar freight forwading, shipper, dan currier, dan makin mermbahanya usaha sejenis seperti yang di jalani PT. Arindo Jaya Mandiri Semarang harus dilakukan NOTUL (nota pembetulan) Jika melakukan kesalahan dalam pembuatan dokumen (Dokumen PEB dan PIB), dan Pencicilan pembayaran (non cash payment) yang tentunya akan menghambat dalam pengurusan administrasi dokumen. Sedangkan dari Pihak Bea cukai sendiri yaitu Kurangnya sesuai antara invoice dan packing list dengan barang ekspor, dan adanya pangaturan dari bea cukai uang menyebutkan PEB tidak boleh lebih dari 3 kali setelah kapal berangkat.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 23 Jul 2013 02:05
    Last Modified: 23 Jul 2013 02:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8385

    Actions (login required)

    View Item