HUBUNGAN ANTARA PERANAN KELOMPOK TEMAN SEBAYA (PEER GROUP) DAN INTERAKSI SISWA DALAM KELUARGA DENGAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS XI MAN 1 SRAGEN TAHUN AJARAN 2006/2007

WULAN, DEWI SRI NAWANG (2007) HUBUNGAN ANTARA PERANAN KELOMPOK TEMAN SEBAYA (PEER GROUP) DAN INTERAKSI SISWA DALAM KELUARGA DENGAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS XI MAN 1 SRAGEN TAHUN AJARAN 2006/2007. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (572Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara peranan kelompok teman sebaya (peer group) dengan kedisiplinan belajar siswa. (2) ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara interaksi siswa dalam keluarga dengan kedisiplinan belajar siswa. (3) ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara peranan kelompok teman sebaya (peer group) dan interaksi siswa dalam keluarga dengan kedisiplinan belajar siswa kelas XI MAN 1 Sragen tahun ajaran 2006/2007. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Sragen tahun ajaran 2006/2007 yang terdiri dari 200 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportional Random Sampling. Teknik pengumpulan data untuk variabel peranan kelompok teman sebaya (peer group), interaksi siswa dalam keluarga dan kedisiplinan belajar siswa menggunakan teknik angket. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan korelasional inferensial dengan teknik analisis regresi ganda. Sebelum analisis data dilakukan, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis, meliputi uji normalitas dan uji linieritas. Teknik analisis antar variabel menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara peranan kelompok teman sebaya (peer group) dengan kedisiplinan belajar siswa, dengan kepercayaan hubungan sebesar 0,402 dan sumbangan efektif sebesar 6,295 % maka dapat ditafsirkan semakin tinggi peranan kelompok teman sebaya (X1) akan menyebabkan kedisiplinan belajar siswa (Y) semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi siswa dalam keluarga dengan kedisiplinan belajar siswa, dengan kepercayaan hubungan sebesar 0,404 dan sumbangan efektif sebesar 16,360 % maka dapat ditafsirkan semakin tinggi interaksi siswa dalam keluarga (X2) akan menyebabkan kedisiplinan belajar siswa (Y) semakin tinggi, demikian pula sebaliknya. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara peranan kelompok teman sebaya (peer group) dan interaksi siswa dalam keluarga dengan kedisiplinan belajar siswa kelas XI MAN 1 Sragen tahun ajaran 2006/2007 dengan kepercayaan hubungan sebesar 0,476 dan sumbangan efektif sebesar 22,655 % maka dapat ditafsirkan semakin tinggi peranan kelompok teman sebaya (X1) dan interaksi siswa dalam keluarga (X2) secara bersama akan menyebabkan kedisiplinan belajar siswa semakin tinggi, demikian sebaliknya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Users 835 not found.
    Date Deposited: 22 Jul 2013 23:15
    Last Modified: 22 Jul 2013 23:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8312

    Actions (login required)

    View Item