ANALISIS USAHA INDUSTRI KARAK SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN SUKOHARJO

Siamanama, A. Melinda Parada (2011) ANALISIS USAHA INDUSTRI KARAK SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN SUKOHARJO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (531Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, keuntungan dan profitabilitas, risiko serta efisiensi usaha pada industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sukoharjo. Penentuan daerah sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, yaitu Desa Gadingan dan Desa Plumbon Kecamatan Mojolaban, Desa Kenep Kecamatan Sukoharjo, Desa Jatingarang Kecamatan Weru dengan pertimbangan desa yang memiliki unit usaha industri karak skala rumah tangga. Jumlah sampel responden sebanyak 30 orang. Jenis dan sumber data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total rata-rata industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo selama satu bulan (Juli 2010) adalah sebesar Rp 14.252.441,62 per bulan. Penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 15.610.012,50 per bulan sehingga keuntungan rata-rata yang diperoleh responden karak sebesar Rp 1.357.570,88 per bulan. Profitabilitas industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo adalah sebesar 8,70%, yang berarti setiap penjualan (penerimaan) sebesar Rp 100 akan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 8,70. Besarnya nilai koefisien variasi (CV) industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo sebesar 0,73 dengan nilai batas bawah keuntungan (L) sebesar minus Rp 627.880,62. Hal ini berarti bahwa responden industri karak skala rumah tangga mempunyai peluang untuk mengalami kerugian sebesar Rp 627.880,62. Industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo yang dijalankan selama ini sudah efisien yang ditunjukkan dengan R/C ratio lebih dari satu yaitu sebesar 1,10, yang berarti setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan responden industri karak skala rumah tangga memberikan penerimaan sebesar 1,10 kali dari biaya yang telah dikeluarkan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disarankan bagi responden sebaiknya mengalokasikan keterbatasan modal yang dimiliki secara lebih efektif dan efisien serta membentuk suatu organisasi industri karak skala rumah tangga yang berfungsi sebagai wadah bagi para responden industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo. Bagi pemerintah, hendaknya memberikan bantuan berupa modal, peralatan dan penyuluhan atau pembinaan kepada responden industri karak skala rumah tangga di Kabupaten Sukoharjo.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Faisal Adhinata
    Date Deposited: 22 Jul 2013 23:11
    Last Modified: 22 Jul 2013 23:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8311

    Actions (login required)

    View Item