PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS ALVEOLUS PARU MENCIT YANG DIPAPAR ASAP ROKOK

HAPSARI, CLARRA MARIA MAHARSI AYU (2010) PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS ALVEOLUS PARU MENCIT YANG DIPAPAR ASAP ROKOK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (182Kb)

    Abstract

    Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) mengandung elemen-elemen antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Elemen tersebut berupa likopen. Likopen berperan sebagai penghancur singlet oxygen (O2 -), penjebak radikal bebas, dan efektif dalam menghambat peroksil radikal sehingga dapat meningkatkan potensi oksidan dan mengurangi kerusakan oksidatif pada lipid, protein dan DNA. Oksidan dalam asap rokok menimbulkan respon inflamasi dalam saluran pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus tomat (Lycopersicum esculentum Mill) terhadap kerusakan histologis alveolus paru mencit yang dipapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian the post test only control group design. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan sebanyak 30 ekor yang terbagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol (K) yang tidak diberi perlakuan, kelompok perlakuan I (PI) dimana kandang dipapar asap dari 1 batang rokok, dan kelompok perlakuan II (PII) yang diberi jus tomat dosis 900mg/20grBBmencit kemudian dipapar asap dari 1 batang rokok. Setelah 14 hari, empat parameter dihitung dalam penelitian ini, yakni destruksi septum alveolar, oedem paru, infiltrasi sel radang dan perdarahan. Gambaran histologis alveolus paru ini dilihat dengan mikroskop cahaya terang dengan perbesaran 100x dilanjutkan dengan perbesaran 400x dan lalu perbesaran 1000x. Jumlah kerusakan yang terjadi di seluruh lapang pandang alveolus paru mencit kemudian dihitung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik oneway ANOVA dan uji statistik post-hoc test dengan  = 0,05. Hasil uji statistik oneway ANOVA menunjukan adanya paling sedikit satu populasi yang mempunyai nilai lebih besar daripada populasi lainnya. Hasil uji statistik post-hoc test menunjukan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok K-PI, PI-PII dan K-PII. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian jus tomat dapat mengurangi kerusakan histologis alveolus paru mencit yang dipapar asap rokok tapi tidak dapat mendekatkan ke gambaran normal. Kata kunci : tomat, asap rokok, kerusakan histologis alveolus paru

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Muhammad Yahya Kipti
    Date Deposited: 22 Jul 2013 22:13
    Last Modified: 22 Jul 2013 22:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8273

    Actions (login required)

    View Item