Penerapan Laboratorium Riil Dan Virtual Pada Pembelajaran Fisika Melalui Metode Eksperimen Ditinjau Dari Gaya Belajar (Studi Kasus Pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Karangmojo I Kelas III Tahun Ajaran 2008-2009)

BUDIYONO, (2009) Penerapan Laboratorium Riil Dan Virtual Pada Pembelajaran Fisika Melalui Metode Eksperimen Ditinjau Dari Gaya Belajar (Studi Kasus Pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Karangmojo I Kelas III Tahun Ajaran 2008-2009). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (257Kb)

    Abstract

    Penyelenggaraan Pendidikan Nasional sebagai upaya sistemik dan sistimatik untuk “mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka mewujudkan tujuan nasioanal” (UUSPN Nomor 20, 2003). Ujian Nasional meliputi seluruh mata pelajaran yang diajarkan pada kelas akhir sesuai dengan kurikulum nasional dan dilaksanakan dalam bentuk ujian tertulis dan praktek. Ujian akhir sekolah tahun 2007/2008 mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) meliputi praktek dan tulis, maka sudah seharusnya dalam proses belajar mengajarnya memakai praktek. Kendala yang dihadapi sekolah/madrasah kurang lengkapnya peralatan laboratorium. Gaya belajar/tipe belajar siswa sangat bervariatif. Siswa yang gaya/tipe belajarnya berbeda seharusnya mendapat pelajaran dengan proses yang berbeda. Guru-guru menganggap gaya belajar dari masing-masing siswa sama, sehingga dalam proses belajar mengajar tidak ada perbedaan. Sikap guru yang semacam ini dapat menyebabkan kurang optimalnya prestasi belajar siswa. Metode mengajar sangat berpengaruh terhadap penerimaan pesan/materi pelajaran yang disampaikan guru terhadap siswa. Variasi dan ketepatan metode yang digunakan guru dalam mengajar pada pokok bahasan dapat menambah semangat belajar siswa dan mempengaruhi prestasi belajar siswa. Kebanyakan guru-guru hanya menggunakan metode ceramah. Pembelajaran fisika disekolah/madrasah agar prestasinya lebih baik pembelajarannya menggunakan eksperimen dengan media laboratorium, tidak semua SMP dan MTs mempunya laboratorium riil, sehingga perlu diusahakan adanya penggunaan yang lain selain laboratorium riil. Pada era perkembangan kemajuan teknologi, SMP maupun MTs kebanyakan telah memiliki komputer, komputer dapat digunakan untuk pembelajaran sebagai media belajar yang bersifat audio visual dapat digunakan sebagai simulasi suatu percobaan atau eksperimen. Laboratorium virtuil dapat dimanfaatkan sebagai alternative pembelajaran. Siswa dalam menggunakan laboratorium virtuil dapat belajar lebih senang dan termotivasi dan tentu akan menjadikan prestasi belajar lebih baik. Mengingat gaya belajar merupakan bakat yang secara potensial dimiliki oleh setiap orang yang dapat ditemu kenali (identivikasi) dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat. Seseorang selalu berinteraksi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan dimana ia berada, dengan demikian baik perubahan didalam individu maupun dalam lingkungan dapat menunjang atau dapat menghambat upaya peningkatan prestasi belajar. Dengan demikian laboratorium riil maupun laboratorium virtuil merupakan lingkungan belajar siswa akan merangsang siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat mencapai prestasi yang lebih baik.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Users 851 not found.
    Date Deposited: 22 Jul 2013 20:41
    Last Modified: 22 Jul 2013 20:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8200

    Actions (login required)

    View Item