ASESMEN KEKUATAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG Studi Kasus : Bangunan Gedung Unit Gawat Darurat (UGD) dan Administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyudono, Kabupaten Boyolali

WINARSIH, TUTIK (2010) ASESMEN KEKUATAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG Studi Kasus : Bangunan Gedung Unit Gawat Darurat (UGD) dan Administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyudono, Kabupaten Boyolali. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3116Kb)

    Abstract

    Kondisi bangunan Unit Gawat Darurat (UGD) dan administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyudono Kabupaten Boyolali mengalami retak struktur yang menyebar ke keseluruhan struktur bangunan. Retak tersebut secara visual terlihat adanya lendutan pada balok struktur, hal ini dikhawatirkan bangunan sudah tidak aman lagi sesuai fungsinya. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan sisa, nilai defleksi, dan interstory drift pada komponen struktur bangunan serta mengetahui tingkat keamanan struktur pada kondisi eksisting bangunan. Tahapan asesmen yang digunakan yaitu tahapan asesmen awal dan asesmen detail. Tahapan analisis dilakukan terhadap kondisi kekuatan komponen struktur. Proses asesmen dilakukan melalui pengujian lapangan dan laboratorium. Pengujian di lapangan menggunakan peralatan Schmidt Rebound Hammer Test dan Ultrasonic Pulse Velocitymeter untuk mengetahui kuat tekan beton; Theodolite, Waterpass, dan meteran untuk pengukuran geometris bangunan; Microcrackmeter untuk mengetahui lebar dan kedalaman retakan; dan Rebar Locator/R-bar meter serta Kaliper/Jangka Sorong untuk mengetahui jumlah dan diameter baja tulangan terpasang. Pengujian di laboratorium untuk uji tarik baja tulangan terpasang. Analisis data menggunakan progam SAP 2000 v14.0.0 Advanced. Hasil penelitian yang dilakukan di Lapangan dan di Laboratorium menunjukkan bahwa kualitas beton pada bangunan gedung ini bervariasi antara 12,5-20 MPa, tegangan leleh baja tulangan pokok 330 MPa dan tulangan sengkang 240 MPa. 82% portal balok melebihi batas lendutan maksimum. Nilai interstory drift terbesar 39,97 mm. Ditinjau dari kekuatan struktur kondisi pembebanan finishing pada balok lantai 2 diketahui beberapa portal tidak kuat terhadap lentur dan geser, sehingga direkomendasikan adanya perkuatan struktur pada balok. Kata Kunci : asesmen, pengujian, kekuatan sisa, analisis struktur, perkuatan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: Muhammad Yahya Kipti
    Date Deposited: 22 Jul 2013 18:18
    Last Modified: 22 Jul 2013 18:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/8057

    Actions (login required)

    View Item