STRATEGI KELANGSUNGAN USAHA INDUSTRI ROTAN ( Strategi Kelangsungan Usaha Industri Kerajinan Rotan di Sentra Indusri Rotan di Desa Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo )

RAHAYU, PUJI (2011) STRATEGI KELANGSUNGAN USAHA INDUSTRI ROTAN ( Strategi Kelangsungan Usaha Industri Kerajinan Rotan di Sentra Indusri Rotan di Desa Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (701Kb)

    Abstract

    Penulis tertarik untuk mengangkat masalah tersebut karena pada saat ini dimana sedang terjadi kelangkaan kenaikan harga rotan yang kemudian membawa pengaruh pada kelangsungan usaha indutri kerajinan rotan. Dalam kondisi yang demikian sentra indutri rotan di Desa Trangan masih tetap bertahan , mekipun terjadi kenaikan harga bahan baku rotan. Sehingga dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi kelangsungan usaha yang diterapkan oleh para pengrajin rotan tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan paradigma definisi sosial, adapun teori yang digunakan adalah teori aksi yang dikemukakan oleh Talcot Parsons. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik obervasi dan indepth interviewing terhadap responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan non probabilitas sampel dan dalam pemilihan reponden secara purposive sampling. Strategi pengambilan sampel ini dimakudkan untuk dapat menangkap atau menggambarkan tema sentral dari studi ini melalui informasi yang saling menyilang dari berbagai tipe responden. Fokus dari penelitian ini adalah pengusaha atau pengrajin rotan yang ada di Desa Trangsan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh para pengrajin terbagi dalam dua hal, yaitu strategi produki dan strategi pemasaran. Dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, pengrajin menghadapi permasalahan di dalam memenuhi faktor-faktor produksi khususnya dalam pengadaan bahan baku karena mahalnya harga rotan pada saat ini. Adapun strategi yang diterapkan oleh para pengrajin yaitu berupa penyesuaian diri dengan cara mengganti bahan baku rotan dengan bahan baku lain seperti misalnya pelepah pisang dan enceng gondok. Namun demikian sebagian besar pengrajin masih menggunakan rotan sebagai bahan baku utama. Kemudian dalam hal pemasaran, dengan adanya kesamaan latar belakang sebagai pengusaha, para pengrajin rotan memiliki tata cara dan strategi yang hampir sama dalam memasarkan dan menjual produknya. Meskipun strategi tersebut tidak merujuk pada suatu referensi tertentu yang tertuang dalam bentuk tertulis maupun sumber lainnya. Namun karena menerapkan strategi tersebut, para pengrajin mampu mempertahankan kelangsungan usahanya. Strategi pemasaran yang diterapkan para pengrajin yaitu: memilih konsumen yang dituju, mengidentifikasi keinginan konsumen, menentukan marketing mix, yaitu sarana untuk memenuhi keinginan konsumen degan mengkombinasikan komponen produk, harga, promosi dan tempat pelayanan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 22 Jul 2013 15:33
    Last Modified: 22 Jul 2013 15:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7782

    Actions (login required)

    View Item