EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS (TGT) YANG DIMODIFIKASI DENGAN ASSESSMENT FOR LEARNING (AFL) PADA POKOK BAHASAN APLIKASI TURUNAN FUNGSI DITINJAU DARI PERHATIAN ORANG TUA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI DI SURAKARTA

Rahayu, (2011) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS (TGT) YANG DIMODIFIKASI DENGAN ASSESSMENT FOR LEARNING (AFL) PADA POKOK BAHASAN APLIKASI TURUNAN FUNGSI DITINJAU DARI PERHATIAN ORANG TUA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI DI SURAKARTA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2178Kb)

    Abstract

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang dimodifikasi dengan Assessment for Learning (AfL) pada pembelajaran aplikasi turunan fungsi menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik daripada penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) dan model pembelajaran konvensional, dan apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) pada pembelajaran aplikasi turunan fungsi menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik daripada penggunaan model pembelajaran konvensional. (2)Apakah siswa yang perhatian orang tuanya tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang perhatian orang tuanya sedang dan rendah, dan apakah siswa yang perhatian orang tuanya sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang perhatian orang tuanya rendah. (3) Manakah diantara model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang dimodifikasi dengan Assessment for Learning (AfL), model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT), dan model pembelajaran konvensional yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik ditinjau dari perhatian orang tua siswa tinggi, sedang, dan rendah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain faktorial 3×3. Penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari 2011 sampai Juni 2011 dengan populasi siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Surakarta. Sampel penelitian diperoleh dengan stratified cluster random sampling. Banyak anggota sampel untuk kelompok eksperimen 1 (penyajian materi dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dimodifikasi dengan AfL) berjumlah 90 yang terdiri dari 32 siswa kelas XI IPA 3 SMA N 3 Surakarta, 34 siswa kelas XI IPA 3 SMA N 7 Surakarta dan 24 siswa kelas XI IPA 1 SMA N 8 Surakarta, dan kelompok eksperimen 2 (penyajian materi dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT) berjumlah 92 yang terdiri dari 33 siswa kelas XI IPA 2 SMA N 3 Surakarta, 34 siswa kelas XI IPA 2 SMA N 7 Surakarta dan 25 siswa kelas XI IPA 2 SMA N 8 Surakarta. Sedangkan kelompok kontrol (penyajian materi dengan model pembelajaran konvensional) berjumlah 91 yang terdiri dari 34 siswa kelas XI IPA 1 SMA N 3 Surakarta, 33 siswa kelas XI IPA 1 SMA N 7 Surakarta dan 24 siswa kelas XI IPA 3 SMA N 8 Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan tes pilihan ganda. Validitas instrumen tes menggunakan validitas isi dan reliabilitas tes menggunakan uji KR-20.Uji prasyarat analisis data menggunakan uji Lilliefors untuk uji normalitas, uji Bartlett untuk uji homogenitas. Uji keseimbangan menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil analisis variansi dua jalan dengan taraf signifikansi = 5%, menunjukkan (1) ada pengaruh penggunaan model pembelajaran terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas XI IPA materi aplikasi turunan fungsi (Fa = 17,27 > 3,00 = F(0,05;2;264)), (2) ada pengaruh perhatian orang tua siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas XI IPA materi aplikasi turunan fungsi (Fb = 99,92 > 3,00 = F(0,05;2;264) ) dan (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan perhatian orang tua siswa pada siswa kelas XI IPA materi aplikasi turunan fungsi (Fab = 0,16 < 2,37 = F(0,05;4;264)). Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang dimodifikasi dengan Assessment for Learning (AfL) pada pembelajaran aplikasi turunan fungsi menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik daripada penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) dan model pembelajaran konvensional, dan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) pada pembelajaran aplikasi turunan fungsi menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik daripada penggunaan model pembelajaran konvensional. (2) Siswa yang perhatian orang tuanya tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang perhatian orang tuanya sedang dan rendah, dan siswa yang perhatian orang tuanya sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang perhatian orang tuanya rendah. (3) Pada masing-masing tingkatan perhatian orang tua siswa, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang dimodifikasi dengan Assessment for Learning (AfL) menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) dan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dimodifikasi dengan AfL, model pembelajaran TGT, model pembelajaran konvensional, dan perhatian orang tua siswa

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 22 Jul 2013 14:12
    Last Modified: 22 Jul 2013 14:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7762

    Actions (login required)

    View Item