LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN BIOETANOL DARI UBI JALAR PUTIH (Ipomoea Batatas Linneaus)

ROHMADI, NUR and AMALIA S, NURIA (2010) LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN BIOETANOL DARI UBI JALAR PUTIH (Ipomoea Batatas Linneaus). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    ABSTRACT Nur Rohmadi, Nuria Amalia Safitri, 2010, “The Making of Bioethanol out of Sweet Potato White”. Diploma III Chemical Engineering, Faculty of Engineering, Sebelas Maret University of Surakarta. White sweet potato is a crop that has a relatively high glucose content, ranging between 15 – 20% after hydrolyzed. The content of glucose is allowed to be used as raw material for the manufacture of bioethanol through fermentation process. In preliminary experiments obtained in the glucose content of white sweet potato ranged from 18 – 21,55%. This bioethanol production process through several stages of refining process of white sweet potato. The process of hydrolysis using 0,1 N hydrochloric acid catalyst, and then analyze the results of hydrolysis of glucose levels. The process of anaerobic fermentation at pH 4-5 by using a yeast (Saccharomyces Cerevisiae) as a microorganism that would describe the glucose into ethanol. For optimal growth and proliferation of yeast, then add urea weighing 4 grams as a nutrient into the media. To separate the ethanol are formed, the distillation process is carried out at 90-950C for about 3 hours until the distillate no longer dripping. In making this done variations of material conditions, variations in the length of time the weight ratio of fermentation and yeast used. The result of the manufacture, weighing 71 grams of white sweet potato starch to produce ethanol with a concentration 18,53% (by weight), yield 12,61%, 24,64% conversion of glucose and ethanol weight of 37.57 grams. Can be formulated that the optimum conditions for the manufacture of bioethanol from sweet potato and white are as follows: heavy white sweet potato starch: distilled water at = 1:10, the ratio of weight yeast: white sweet potato starch = 1:9 and the weight of urea: white sweet potato starch = 1:18, time 3 days fermentation and distillation distillate at a temperature of 90 - 950C. INTISARI Nur Rohmadi, Nuria Amalia Safitri, 2010, “Pembuatan Bioetanol dari Ubi Jalar Putih”. Program Studi DIII Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ubi jalar putih merupakan tanaman pangan yang memiliki kandungan glukosa yang cukup tinggi, berkisar antara 15 – 20% setelah dihidrolisa. Kandungan glukosa tersebut memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol melalui proses fermentasi. Dalam percobaan pendahuluan diperoleh kandungan glukosa dalam Ubi jalar putih berkisar antara 18 – 21,55%. Proses pembuatan bioetanol ini melalui beberapa tahap yaitu proses penghalusan ubi jalar putih. Proses hidrolisa menggunakan katalisator asam klorida 0,1 N, kemudian menganalisa kadar glukosa hasil hidrolisa. Proses fermentasi secara anaerob pada pH 4-5 dengan menggunakan yeast (Saccharomyces cerevisiae) sebagai mikroorganisme yang akan menguraikan glukosa menjadi etanol. Agar pertumbuhan dan perkembangbiakan yeast optimal, maka ditambahkan urea seberat 4 gram sebagai nutrient kedalam media. Untuk memisahkan etanol yang terbentuk, dilakukan proses distilasi pada suhu 90-950C selama kurang lebih 3 jam hingga destilat tidak menetes lagi. Dalam pembuatan ini dilakukan variasi kondisi bahan, variasi lamanya waktu fermentasi dan perbandingan berat yeast yang digunakan. Dari hasil pembuatan, seberat 71 gram pati ubi jalar putih menghasilkan etanol dengan kadar 18,53 % (berat), yield 12,61 %, konversi glukosa sebesar 24,64% dan berat etanol sebesar 37,57 gram. Dapat dirumuskan bahwa kondisi optimum untuk pembuatan bioetanol dari ubi jalar putih adalah sebagai berikut : berat pati ubi jalar putih : aquadest sebesar = 1:10, perbandingan jumlah berat yeast : pati ubi jalar putih = 1:9 dan berat urea: pati ubi jalar putih = 1:18, waktu fermentasi 3 hari dan distilasi pada suhu distilat 90 – 950C.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 22 Jul 2013 07:22
    Last Modified: 22 Jul 2013 07:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7724

    Actions (login required)

    View Item