LAPORAN KULIAH KERJA MEDIA STRATEGI KREATIF IKLAN PRINTAD DI DJONGNESIA ADVERTISING YOGJAKARTA

Dhewi, Wisny Kurnia (2010) LAPORAN KULIAH KERJA MEDIA STRATEGI KREATIF IKLAN PRINTAD DI DJONGNESIA ADVERTISING YOGJAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (163Kb)

    Abstract

    Kebutuhan akan arus informasi dalam kehidupan industri modern dewasa ini sangat cepat, sehingga semua yang dilakukan oleh masyarakat seolah-olah membutuhkan lebih dari sekedar informasi. Iklan sebagai ujung tombak dari kehidupan industri modern tidak dapat dipungkiri keberadaanya, tanpa iklan para konsumen dan distributor kesulitan dalam menjual barangnya, sedangkan konsumen tidak memiliki informasi yang memadai mengenai produk-produk barang dan jasa yang tersedia di pasar, oleh karena itu iklan sangat dibutuhkan. If it moves, it’s media, begitulah pendapat orang orang periklanan di masa lalu. Berawal dari tahun 1930 an mulai banyak poster dan papan reklame di tempel pada panel samping gerobak sapi yang hilir mudik mengangkut barang. Pada masa itu, kebanyakan papan reklame di cetak di atas selembar pelat seng atau logam yang cukup tebal, namun setelah tahun 1948 bahan yang bernama scotchlite di temukan, banyak juga papan reklame yang menggunalan bahan ini karena mampu memantuklan efek cahaya dengan efek mengagumkan. Media opportunity pada waktu itu memang sangat terbatas tetapi orang-orang periklanan sudah sangat kreatif menggunakan setiap peluang yang ada termasuk media tradisional. Belum terbayangkan ketika itu bahwa jauh di kemudian hari kreativitas iklan mampu melahirkan berbagai media iklan untuk ditempatkan diluar ruang. Transit advertising telah menjadi sub bisnis besar dalam periklanan. Sisi-sisi bus dan kendaraan umum dipasangan panel iklan, atau spanduk yang ditarik pesawat terbang rendah, bahkan penutup velg roda (hubcaps) maupun lampung punggung taksi. Tetapi, gajah di thailand yang sejak dulu sering ”ditempeli” papan iklan, sampai di zaman modern ini pun masih menjadi media iklan yang efektif. Surat kabar, tentu saja, merupakan media yang juga populer di indonesia sejak pertengahan awal abad ke 19. tetapi, berdasarkan kriteria umumnya sebetulnya iklan surat kabar sudah hadir di indonesia sejak tahun 1621 ketika gubernur jenderal Jan Pieterszon Con (1619-1629) menerbitkan Memorie De Nouvelles pamflet informasi semacam surat kabar yang memuat berbagai berita dari pemerintah hindia belanda.( Bondan Winarno 2008:1) Di temukanya mesin cetak menjadi pemicu perkembangan periklanan di indonesia dengan menghadirkan iklan di surat kabar dan berbagai media cetak lainya dan berkembang terus sampai sekarang ini. Seiring berkembangnya teknologi dan proses percetakan yang terus membaik, munculah iklan-iklan yang kreatif dengan berbagai macam media dan dibuat semenarik mungkin. Hal tersebut berfungsi untuk mempengaruhi penjualan. Tidak bisa dipungkiri bahwa iklan adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi cara pandang konsumen terhadap suatu produk, dimana iklan yang dikatakan berhasil jika mampu menarik calon pembeli baru dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Dalam situasi dan kondisi sekarang ini penulis melihat komunikasi menempati peran makin penting dalam masyarakat dunia dan pasar makin kompetitif serta kebutuhan konsumen makin beragam. Jika kita cermati, kehadiran sebuah iklan semata mata adalah mencari perhatian khalayak. Untuk selanjutnya masyarakat mengenal berbagai jenis produk yang dihasilkan kemudian mendapatkaan keuntungan. Cara-cara yang dilakaukan pun bermacam macam baik melalui media cetak, elektronik dan lain sebagainya. Dalam perkembangan selanjutnya, iklan kemudaian menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di berbagai belahan dunia ini. Tanpa kita sadari hampir setiap detik dari kehidupan kita selalu kita jumpai iklan yang hadir dengan berbagai kemasan. Namun tujuanya tetap sama yaitu mencari keuntungan sebesar besarnya. Iklan sebagai media komunikasi dari produsen terhadap konsumen memiliki 3 ciri umum yang harus dipenuhi agar iklan tepat sasaran, dimana periklanan yang bersifat informative harus memberi informasi pada pasar akan adanya barang baru, lalu sedikit pesan agar menyarankan penggunaan barang tersebut beserta kelebihannya terhadap pesaing, dengan membangun komunikasi informative tersebut diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran konsumen dan dapat membangun citra perusahaan. Seiring berjalanya waktu, menurut penulis iklan yang menarik saja tidak cukup untuk menarik konsumen datang dan membeli sebuah produk, karena semakin lama konsumen mulai mengabaikan iklan iklan yang berada di sekitarnya, contoh: seseorang yang menonton TV akan lebih banyak menghindari iklan dan di ganti ke chanel lainya. Hal ini perlu menjadi PR besar bagi orang orang periklanan mereka seharusnya tidak hanya membuat ikan yang menarik saja melainkan mencari tahu terlebih dahulu target audience nya sehingga iklan tepat sasaran dan dapat meminimalis anggaran dana untuk beriklan. Karena persaingan iklan yang semakin ketat dan berlomba lomba untuk menarik perhatian masyarakat penulis tertarik untuk membuat tulisan mengenai strategi kreatif suatu iklan agar dapat menarik konsumen dan penulis memakai judul “STRATEGI KREATIF IKLAN PRINTAD DJONGNESIA ADVERTISING DI YOGJAKARTA”

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Komunikasi Terapan
    Depositing User: BP Mahardika
    Date Deposited: 22 Jul 2013 03:44
    Last Modified: 22 Jul 2013 03:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7656

    Actions (login required)

    View Item