PENGHAMBATAN QUORUM SENSING PADA Pseudomonas aeruginosa OLEH EKSTRAK Alpinia galanga L

Wahyudi, Didik (2010) PENGHAMBATAN QUORUM SENSING PADA Pseudomonas aeruginosa OLEH EKSTRAK Alpinia galanga L. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (79Kb)

    Abstract

    Quorum sensing merupakan suatu proses yang memungkinkan bakteri dapat berkomunikasi dengan mensekresikan molekul sinyal yang disebut autoinducer atau molekul sinyal sebagai ”bahasa”. Sistem quorum sensing juga mengontrol perilaku bakteri melalui pengubahan ekspresi gen oleh molekul sinyal. Perilaku bakteri yang diatur sistem quorum sensing antara lain: Bioluminescen, sekresi virulensi, sporulasi, konjugasi, produksi enzim ekstraseluler, pembentukan biofilm dan produksi pigmen. P. aeruginosa merupakan opportunistik pathogenic penyebab utama nosocomial infection. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak Alpinia galanga L dalam menghambat quorum sensing P. aeruginosa. Penelitian diawali dengan isolasi P. aeruginosa dari Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta, sampai uji sensitivitas terhadap antibiotik menggunakan media biakan Luria bertani (LB). Ekstraksi di lakukan dengan menggunakan pelarut etanol dan etil asetat. Uji kemampuan ekstrak A. galanga L dalam penghambatan quorum sensing bakteri tersebut berdasarkan produksi enzim eksoprotease yang dihasilkan oleh P. aeruginosa dengan metode spot plate pada media LB agar yang ditambahkan 2% susu skim, dilanjutkan dengan uji pembentukan Biofilm dengan menggunakan metode microtiter plate PVC, dilakukan juga perhitungan jumlah sel bakteri untuk mengetahui pertumbuhan P. aeruginosa tersebut dengan metode Optical density (spektrofotometer). Semua eksperimen dilakukan dengan ulangan tiga kali. Data dianalisis dengan menggunakan satu arah analisis varians (ANOVA) dengan P-nilai 0,05 menggunakan perangkat lunak statistik paket SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak A. galanga L mempunyai kemampuan untuk menghambat sistem quorum sensing P. aeruginosa pada konsentrasi 8% berat/vol, namun pada konsentrasi tersebut pertumbuhan P. aeruginosa tidak terhambat, tetapi pembentukan biofilmnya terhambat. Tidak ada perbedaan antara kemampuan penghambatan A. galanga L baik dengan pelarut etanol dan etil asetat. Kata kunci: Quorum sensing, Pseudomonas aeruginosa, Alpinia galanga L.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Biosains
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 21 Jul 2013 18:57
    Last Modified: 21 Jul 2013 18:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7537

    Actions (login required)

    View Item