GERAKAN MERAPI MERBABU COMPLEX (MMC) SEBAGAI MATERI MATA PELAJARAN SEJARAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN BOYOLALI

Andriyanto, (2011) GERAKAN MERAPI MERBABU COMPLEX (MMC) SEBAGAI MATERI MATA PELAJARAN SEJARAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN BOYOLALI. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (678Kb)

    Abstract

    ANDRIYANTO. NIM : S860809004. 2011. Gerakan Merapi Merbabu Complex (MMC) Sebagai Materi Mata Pelajaran Sejarah Di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Boyolali. Tesis. Surakarta: Program Studi Pendidikan Sejarah Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah guru sudah memanfaatkan peristiwa MMC dalam pembelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali. (2) Untuk mengetahui tanggapan MGMP Sejarah SMA Kabupaten Boyolali dengan usulan memanfaatkan peristiwa MMC sebagai materi alternatif dalam pembelajaran sejarah. (3) Untuk mengetahui tindak lanjut yang dilakukan MGMP agar peristiwa MMC dapat menjadi materi mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu berusaha menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik obyek yang diteliti secara tepat. Alasan pemilihan metode deskriptif kualitatif adalah karena dari pengamatan empiris didapat bahwa laporan penelitian dilakukan dalam bentuk deskriptif. Dan metode deskriptif kualitatif sangat berguna untuk mendapatkan variasi permasalahan yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan tingkah laku manusia. Penelitian ini penulis menggunakan model analisis interaktif dalam analisisnya. Model analisis interaktif memiliki tiga unsur yaitu reduksi data, sajian data, dan verifikasi data, yang mana analisa data interaktif pada proses pengumpulan data sebagai suatu siklus. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara, mengkaji dokumen dan arsip (content analysis), dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka disimpukan peristiwa MMC sampai saat ini belum dimasukkan sebagai materi mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali dikarenakan beberapa alasan antara lain alokasi waktu yang sangat terbatas, kemampuan guru dan tidak tersedianya bahan ajar. Tanggapan dari MGMP sangat menyambut baik dengan usulan, membutuhkan waktu untuk merealisasikannya. Upaya untuk memasukkan sejarah tentang peristiwa MMC mendapat tanggapan yang positif dari para guru mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali. Karena banyak nilai bisa dipetik diantaranya nilai kemanusiaan. Tindak lanjut untuk usaha memasukkan sejarah tentang peristiwa MMC sebagai materi mata pelajaran sejarah yang di usulkakan MGMP adalah dengan membawa usulan materi alternatif yang memasukkan peristiwa MMC ke dalam rapat MGMP sejarah SMA Kabupaten Boyolali. Tanggapan dari kepala sekolah sangat positif dengan usulan materi alternatif begitu juga dengan Disdasmen Disdikpora menyambut baik usulan tersebut.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LA History of education
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 21 Jul 2013 18:13
    Last Modified: 21 Jul 2013 18:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7527

    Actions (login required)

    View Item