PERBEDAAN PENGARUH PELATIHAN INTERVAL ANAEROB RASIO WAKTU KERJA-ISTIRAHAT 1:3, 1:5 DAN 1:7 TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 50 METER GAYA BEBAS DITINJAU DARI POWER OTOT LENGAN (Studi Eksperimen Pada Mahasiswa Putra Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan)

Ginting, Andarias (2011) PERBEDAAN PENGARUH PELATIHAN INTERVAL ANAEROB RASIO WAKTU KERJA-ISTIRAHAT 1:3, 1:5 DAN 1:7 TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 50 METER GAYA BEBAS DITINJAU DARI POWER OTOT LENGAN (Studi Eksperimen Pada Mahasiswa Putra Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3432Kb)

    Abstract

    ANDARIAS GINTING. NIM. A.120809103. 2011 PERBEDAAN PENGARUH PELATIHAN INTERVAL ANAEROB RASIO WAKTU KERJA- ISTIRAHAT 1:3, 1:5 DAN 1:7 TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 50 METER GAYA BEBAS DITINJAU DARI POWER OTOT LENGAN. (Studi Eksperimen Pada Mahasiswa Putra Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan). Komisi Pembimbing I : Prof. Dr. Sugiyanto., Pembimbing II : Prof. Dr. H. M. Furqon H, M.Pd. Tesis. Program Studi Ilmu Keolahrgaan, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret. Surakarta Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Perbedaan pengaruh antara pelatihan interval anaerob rasio waktu kerja - istirahat 1:3, 1:5 dan 1:7 terhadap peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas. (2). Perbedaan peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas antara perenang yang memiliki power otot lengan baik dan kurang. (3). Pengaruh interaksi antara pelatihan interval anaerob rasio waktu kerja–istirahat dan power otot lengan terhadap peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas. Penelitian dilaksanakan di Kolam Renang SCC Universitas Negeri Medan selama dua bulan. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 3x2. Populasi penelitian adalah mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan yang berjumlah 64 orang. Sampel penelitian berjumlah 36 orang yang diambil dengan teknik purposif sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen manipulatip yaitu ; pelatihan interval anaerob rasio waktu kerja-istirahat 1:3, 1:5 dan 1:7. Variabel independen atributip yaitu ; power otot lengan baik dan kurang serta variabel dependen yaitu ; peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas. Teknik pengumpulan data power otot lengan diperoleh melalui vertical arm full test, data kecepatan renang dengan tes renang jarak 50 meter. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan taraf signifikansi α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1). Tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pelatihan interval anaerob rasio waktu kerja- istirahat 1:3, 1:5 dan 1:7 terhadap peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas. Terbukti berdasarkan analisis variansi dengan hasil Fobs= 1,18 < Fα = 3.32. 2). Tidak ada perbedaan peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas yang signifikan antara perenang yang memiliki power otot lengan baik dan kurang. Terbukti berdasarkan analisis variansi dengan hasil Fobs= 1,40 < Fα= 4.17. 3). Tidak ada pengaruh interaksi yang signifikan antara pelatihan interval anerob rasio waktu kerja-istirahat dan power otot lengan terhadap peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya bebas. Terbukti berdasarkan analisis variansi dengan hasil Fobs=1,19 < Fα=3.32.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Users 865 not found.
    Date Deposited: 21 Jul 2013 17:39
    Last Modified: 21 Jul 2013 17:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7516

    Actions (login required)

    View Item