PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN INFORMATIKA DAN PERDAGANGAN ELEKTRONIKA PENEKANAN HI TECH ARSITEKTUR DAN ENERGI MANDIRI

Asmoro, Muchamad Dony Pujo (2009) PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN INFORMATIKA DAN PERDAGANGAN ELEKTRONIKA PENEKANAN HI TECH ARSITEKTUR DAN ENERGI MANDIRI. Other thesis, Universitas Negeri Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepatnya telah membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat dari yang pernah dibayangkan sebelumnya. Setidak-tidaknya ada empat era penting sejak diketemukannya komputer sebagai alat pengolah data sampai dengan era internet dimana komputer menjadi senjata utama dalam berkompetisi. Masing-masing era yang ada memiliki karakteristiknya masingmasing, dimana secara langsung maupun tidak langsung memiliki hubungan yang erat dengan alam kompetisi dunia usaha, baik secara mikro maupun makro. Yang harus dipahami adalah bahwa tidak semua negara-negara di dunia telah memasuki pemanfaatan komputer yang dicirikan oleh era keempat, selain negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, Australia, Jerman, Inggris, dan negara-negara besar lainnya. Dengan mengetahui trend dari perkembangan teknologi informasi akan membantu manajemen dalam menyusun strategi perusahaannya dalam bersaing. Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik. Tidak berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut: “seandainya dunia otomotif mengalami xvi kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar Amerika !” Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa. Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai perusahaan modern. Perkembangan teknologi informasi menuntut manusia untuk beradaptasi terhadap perkembangan yang ada. Perkembangan di negara kita sendiri munculya pakar-pakar teknologi seperti Roy Suryo dan Onno W. Purbo.Orang-orang tanggap teknologi mulai menuntut negara kita untuk berkembang. Oleh karena itu banyak dibukanya sekolah atau program tentang teknologi informasi baik secara formal maupun tidak formal. Di Surakarta sendiri muncul kursus-kursus teknologi seperti solocom, upt UNS, alfabank,tetapi kursus tersebut masih kurang memberikan andil dalam pendidikan teknologi informasi secara penuh.Oleh karena itu diperlukan wadah untuk proses pembelajaran teknologi informasi. Teknologi informasi erat kaitannya dengan gadget-gadget terbaru dan compatibel. Era modern ini perdagangan memang memberikan andil yang besar untuk pemasukan devisa. Apalagi seiring perkembangan Teknologi informasi, dituntut untuk mempunyai sarana dan alat pelengkap. Teknologi informasi erat kaitannya dengan gadget-gadget yang ada.Media seperti handphone ,komputer,laptop,GPS (Global Potition System). Hidup tanpa teknologi seperti hidup di daerah terpencil.Gadget tersebut memberikan kemudahan dalam aktivitas yang terkait dengan kehidupan xvii sehari-hari.Era perdagangan ini, penjualan gadget semakin meningkat terbukti dengan banyaknya tempat-tempat penjualan gadget khususnya di daerah Surakarta sendiri terdapat beberapa tempat penjualan gadget. Seperti di daerah Singosaren, Solo grand Mall lantai 4, Pertokoan di sekitar Jalan Slamet Riyadi. Beberapa tempat tersebut memberikan andil dalam perkembangan teknologi informasi.Kota Surakarta merupakan daerah yang strategis dalam jalur perdagangan. Salam hal ini perkembangan antara perkembangan gadget terbaru dan ilmu pengetahuan menjadi seimbang. Dimana kedua hal tersebut saling melengkapi.Dalam pembuatan dan perakitan gadget dibutuhkan ketrampilan khusus dan ilmu yang mencukupi dari aplikasi software dan hardwarenya.Untuk itu terjadi simbioasis mutualisme antara ilmu dan produknya. Zona pendidikan sekarang tidak hanya berdiri sendiri,apalagi sebuah tempat pelatihan ketrampilan yang membutuhkan tempat untuk melaksanakan praktek yang disamping secara teori. Tempat Pendidikan yang bersifat ketrampilan dan keahlian memang sangat diperlukan, karena tingkat pendidikan Indonesia yang rendah, dibutuhkan suatu wadah pendidikan terapan . ENERGI.Perkembangan Teknologi yang pesat memberikan dampak positif dan negatif.Dampak positifnya manusia mendapatkan kemudahan dalam segala aspek kegiatannya. Sedangkan dampak negatifnya proses pendapatkan kemudahan tersebut secara sadar atau tidak berdampak pada lingkungan sekitar. Proses tersebut membutuhkan energi untuk memprodussi sesuatu hal yang baru yang diciptakan manusia.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Depositing User: Chrisstar Dini S
    Date Deposited: 21 Jul 2013 11:48
    Last Modified: 21 Jul 2013 11:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7467

    Actions (login required)

    View Item