KOMPATIBILITAS ANTARA BETON DAN REPAIR MORTAR BERBAHAN TAMBAH POLYMER DITINJAU DARI PERILAKU LENTUR

SAMPURNO, SAPTADHI (2010) KOMPATIBILITAS ANTARA BETON DAN REPAIR MORTAR BERBAHAN TAMBAH POLYMER DITINJAU DARI PERILAKU LENTUR. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (3765Kb)

    Abstract

    SAPTADHI SAMPURNO, 2010. “KOMPATIBILITAS ANTARA BETON DAN REPAIR MORTAR BERBAHAN TAMBAH POLYMER DITINJAU DARI PERILAKU LENTUR”. Skripsi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Polymer adalah jenis bahan tambah baru yang mempunyai daya rekat yang tinggi dan bersifat deformable. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompatibilitas antara beton dan repair mortar dengan variasi penambahan polymer ditinjau dari rasio kuat lentur dan rasio kekakuan antara komposit dengan beton, serta modus kegagalan benda uji. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan mengadakan suatu percobaan di laboratorium, benda uji yang dipakai adalah balok dengan ukuran 100 x 100 x 500 mm. Variasi kadar polymer yang digunakan adalah 0%, 2%, 4%, dan 6% dari berat semen, dan dari percobaan akan diperoleh data beban maksimal saat terjadi keruntuhan dan lendutan pada masing-masing benda uji di setiap kenaikan beban 50 kg. Dari data tersebut dapat dianalisis menjadi nilai kuat lentur (modulus of rupture) dan kekakuan masing-masing benda uji.Analisis data menunjukkan bahwa penambahan kadar polymer pada repair mortar cenderung menurunkan nilai kuat lentur (modulus of rupture). Semakin besar kadar polymer, maka semakin kecil rasio kuat lentur dan rasio kekakuan. Pada umur awal nilai kuat lentur repair mortar relatif rendah, sebanding dengan kontribusi sebagai bahan perbaikan pada komposit. Semakin lama, nilai kuat lentur repair mortar meningkat dan memberikan kontribusi yang lebih pada komposit, sehingga rasio kuat lentur dan rasio kekakuan bertambah. Kriteria kompatibilitas adalah benda uji memiliki rasio kuat lentur dan rasio kekakuan antara komposit dengan beton ≥ 1. Sebagai bahan perbaikan, komposisi campuran polymer 0% termasuk dalam kriteria kompatibel antara repair mortar dengan substrat beton karena memiliki rasio kuat lentur sebesar 1,005 dan rasio kekakuan sebesar 1,036. Ditinjau dari modus kegagalan, keruntuhan pada bagian tengah benda uji menunjukan kegagalan yang kompatibel antara repair mortar dan beton. Kata kunci: kekakuan, kuat lentur, modus kegagalan, polymer, repair mortar.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Depositing User: muhammad majaduddin
    Date Deposited: 20 Jul 2013 22:10
    Last Modified: 20 Jul 2013 22:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7323

    Actions (login required)

    View Item