ANALISIS USAHA INDUSTRI KERUPUK KRECEK PATI SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN KLATEN

Noviani, Atik (2010) ANALISIS USAHA INDUSTRI KERUPUK KRECEK PATI SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN KLATEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (422Kb)

    Abstract

    Ubi kayu merupakan salah satu komoditi pertanian yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan dalam menunjang kebutuhan pangan, salah satunya diolah menjadi tepung tapioka. Kerupuk krecek pati merupakan produk olahan dalam kategori karak yang menggunakan tapioka sebagai bahan utamanya. Pembuatan kerupuk krecek pati menghadapi kesulitan karena melambungnya harga bahan baku sehingga membuat beberapa pengusaha menghentikan usahanya dan banyak juga yang masih bisa bertahan. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk mengetahui lebih lanjut mengenai usaha industri kerupuk krecek pati di Kabupaten Klaten (Kasus di Kecamatan Pedan). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, profitabilitas, efisiensi dan risiko usaha industri kerupuk krecek pati skala rumah tangga di Kabupaten Klaten (Kasus di Kecamatan Pedan). Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Desa Keden Kecamatan Pedan karena satu-satunya sentra usaha industri kerupuk krecek pati skala rumah tangga di Kabupaten Klaten. Pengambilan responden dilakukan dengan teknik sensus dan diperoleh responden yang berjumlah 20 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan pencatatan. Analisis data yang digunakan meliputi analisis biaya, penerimaan, keuntungan dan profitabilitas, analisis efisiensi usaha serta analisis risiko usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya rata-rata yang dikeluarkan pengusaha kerupuk krecek pati dalam satu bulan selama bulan Februari 2010 sebesar Rp 9.561.581,63. Penerimaan rata-rata yang diperoleh pengusaha adalah sebesar Rp 11.387.600,00 dan keuntungan rata-rata yang diperoleh pengusaha kerupuk krecek pati sebesar Rp 1.826.018,37 dengan nilai profitabilitas sebesar 19,10%. Usaha industri kerupuk krecek pati yang dijalankan selama ini sudah efisien yang ditunjukkan dengan R/C rasio lebih dari satu yaitu sebesar 1,19. Besarnya nilai koefisien variasi (KV) pada usaha industri kerupuk krecek pati adalah 0,74. Hal ini dapat diartikan bahwa usaha industri kerupuk krecek pati yang dijalankan memiliki peluang kerugian dan dikatakan usaha ini berisiko tinggi dengan me-nanggung kerugian tertinggi sebesar Rp 885.517,54 per bulan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Users 844 not found.
    Date Deposited: 20 Jul 2013 20:59
    Last Modified: 20 Jul 2013 20:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7303

    Actions (login required)

    View Item