NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN FEMINISME

MANDRASTUTY, RANY (2011) NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN FEMINISME. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (299Kb)

    Abstract

    Sebuah karya sastra tercipta karena peristiwa atau persoalan dunia yang terekam oleh jiwa pengarang. Peristiwa atau persoalan itu sangat mempengaruhi kejiwaan. Adanya hal demikian, seorang pengarang dalam karyanya menggambarkan fenomena kehidupan yang ada sehingga muncul konflik atau ketegangan batin. Sastrawan, sastra, dan kehidupan sosial merupakan fenomena yang saling melengkapi dalam kedirian masing- masing sebagai sesuatu yang ektensial. Sebuah karya sastra tidak dapat dilepaskan dari pengarang dan kehidupan manusia sebagai produk kelahiran karya sastra, sastra bukan sekedar dari kekosongan sosial melainkan hasil racikan perenungan dan pengalaman sastrawan dalam menghadapi problema dan nilai-nilai tentang hidup dan kehidupan (manusia dan kehidupan) pengalaman ini merupakan jawaban yang utuh dari jiwa manusia ketika kesadarannya bersentuhan dengan kenyataan..Novel adalah salah satu bentuk karya fiksi yang menyampaikan permasalahan kehidupan yang kompleks. Seorang pengarang mampu mengarang sebuah karya sastra fiksi termasuk novel dengan baik dan biasanya tema yang di angkat diambil dari kehidupan yang pernah pengarang alami sendiri, pengalaman orang lain yang pengarang lihat dan dengar, ataupun hasil imajinasi pengarang. Oka Rusmini adalah salah seorang perempuan yang ikut meramaikan dunia kesusastraan Indonesia. Tema-tema yang ia angkat diantaranya adalah tentang feminisme. Salah satu tujuan dari pengangkatan tema feminisme adalah ingin menyamakan kedudukan perempuan dengan laki–laki. Selama ini budaya patriarkat masih berlaku, sehingga kedudukan laki-laki dipandang selalu lebih tinggi dibandingkan perempuan. Di dalam budaya patriarkat nilai-nilai perempuan sebagai sosok lemah dan memerlukan perlindungan laki-laki bukan untuk membuatnya kuat seraya menghadapi ketidakpastian hidup Pengarang-pengarang perempuan bahkan para feminis tidak ingin hal itu terjadi terus menerus, karenahal itu sama halnya pengekangan terhadap perempuan. Tema feminisme memang sepantasnya diangkat karena para perempuan memiliki kebebasan personal is political dan tidak ingin di pandang dari segi seksisme saja. Lewat novel pilihan yang berjudul Tarian Bumi Oka Rusmini menyuguhkan sebuah realita Bali yang dari jauh terkasan eksotik, namun sebenarnya memendam luka yang teramat dalam bagi para penghuninya (Tarian Bumi, 2007:170). Novel ini memikat bukan hanya dari segi gaya bahasa yang mengalir, padat, dan indah. Tetapi juga dari kisah yang diceritakan dalam novel ini, yaitu menceritakan tentang perjuangan wanita Bali mencapai kebahagiaan dan menghadapi realitas sosial budaya di sekelilingnya (Tarian Bumi, 2007:171).Novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini ini merupakan sebuah karya sastra yang tidak cukup dinikmati saja, melainkan perlu mendapat tanggapan ilmiah. Peneliti merasa tertarik untuk mengkajinya, khususnya untuk mengetahui kehidupan perempuan yang tidak harus mengikuti budaya patriarkat. Pertimbangan lain yang peneliti gunakan adalah proses kreatif Oka Rusmini. Karya-karyanya banyak memperoleh penghargaan, salah satunya Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Indonesia sebagai Penerima Penghargaan Penulisan Karya Sastra 2003 atas novelnya Tarian Bumi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: muhammad majaduddin
    Date Deposited: 20 Jul 2013 17:13
    Last Modified: 20 Jul 2013 17:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7246

    Actions (login required)

    View Item