HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR INTERN PETANI DENGAN TINGKAT ADOPSI BUDIDAYA PEPAYA (Carica papaya L.) Di DESA KEMIRI KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI

NISA , CHOIRUN (2008) HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR INTERN PETANI DENGAN TINGKAT ADOPSI BUDIDAYA PEPAYA (Carica papaya L.) Di DESA KEMIRI KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (1282Kb)

    Abstract

    Choirun Nisa. H0404035. “Hubungan Faktor-Faktor Intern Petani Dengan Tingkat Adopsi Budidaya Pepaya (Carica papaya L.) Di Desa Kemiri Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali”. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Di bawah bimbingan Ir. Sutarto dan Agung Wibowo, SP, MSi. Pepaya merupakan salah satu produk hortikultura yang mempunyai potensi untuk dikembangkan. Kegunaan pepaya cukup beragam dan hampir semua bagian tanaman pepaya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Desa Kemiri Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali merupakan salah satu daerah sentra penanaman pepaya di Jawa Tengah yang menjadi pensuplai pepaya di Indonesia. Dalam pembudidayaan pepaya masih menjadi kendala yang harus dipecahkan baik oleh petani pepaya, pemerintah, maupun penyuluh. Oleh sebab itu faktor-faktor intern petani sangat mempengaruhi petani dalam menerapkan inovasi tentang budidaya pepaya, sehingga dalam penerapan dan pengembangan budidaya tanaman pepaya memerlukan tingkat adopsi yang tinggi dari petani untuk mengembangkan usahataninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor intern petani yang berhubungan dengan tingkat adopsi budidaya pepaya, mengkaji tingkat adopsi budidaya pepaya dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor intern petani dengan tingkat adopsi budidaya pepaya di Desa Kemiri Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Faktor- faktor intern petani yang diteliti adalah pendidikan formal, pendidikan non formal, tingkat pendapatan, luas kepemilikan lahan dan pengalaman berusahatani. Sedangkan tingkat adopsi budidaya pepaya meliputi: penyiapan bibit tanaman, penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan panen. Metode dasar penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dengan teknik survey. Lokasi penelitian dilakukan dengan purposive yaitu di Desa Kemiri Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Populasi penelitian yaitu petani pepaya dari 5 kelompok tani di Desa Kemiri, sedangkan jumlah sampel adalah 40 responden dari 5 kelompok tani tersebut dengan menggunakan metode proportional random sampling. Metode analisis data untuk mengetahui derajat hubungan antara faktor-faktor intern petani dan tingkat adopsi budidaya pepaya menggunakan rumus lebar interval. Sedangkan untuk mengetahui derajat hubungan antara faktor-faktor intern petani dengan tingkat adopsi dalam budidaya pepaya digunakan uji korelasi rank spearman (rs). Dalam mengetahui nilai koefisien korelasi (rs) dan tingkat signifikansinya menggunakan program SPSS 12,00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor intern petani dalam pendidikan formal, tingkat pendapatan, luas kepemilikan lahan dan pengalaman berusahatani termasuk dalam kategori sedang. Tingkat adopsi budidaya pepaya dalam penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan panen termasuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan non formal, tingkat pendapatan, dan luas kepemilikan lahan dengan tingkat adopsi budidaya.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 22 Jul 2013 17:09
    Last Modified: 22 Jul 2013 17:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7221

    Actions (login required)

    View Item