EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN “THINK PAIR SHARE” PADA MATERI POKOK BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS IX SMP DI KOTA PALANGKA RAYA KALIMANTAN TENGAH

MAGFIRATULLAH, (2011) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN “THINK PAIR SHARE” PADA MATERI POKOK BANGUN RUANG SISI LENGKUNG DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS IX SMP DI KOTA PALANGKA RAYA KALIMANTAN TENGAH. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (822Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Magfiratullah, S850809108. Eksperimentasi Model Pembelajaran “Think Pair Share” Pada Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Lengkung Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Kelas IX SMP Di Kota Pangka Raya Kalimantan Tengah. Tesis. Komisi Pembimbing I Dr. H. Mardiyana, M.Si dan Pembimbing II Dr. Imam Sujadi, M.Si. Surakarta: Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2011. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah model pembelajaran TPS dapat menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik dari pada penggunaan model pembelajaran STAD pada materi pokok Bangun Ruang Sisi Lengkung. (2) Untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar siswa yang mempunyai gaya belajar visual, auditorial, dan kenestetik pada materi pokok Bangun Ruang Sisi Lengkung. (3) Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik antara model pembelajaran TPS atau model pembelajaran STAD, pada siswa dengan gaya belajar visual. (4) Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik antara model pembelajaran TPS atau model pembelajaran STAD, pada siswa dengan gaya belajar auditorial. (5) Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik antara model pembelajara TPS atau model pembelajaran STAD, pada siswa dengan gaya belajar kinestetik. (6) Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik antara siswa dengan gaya belajar visual, siswa dengan gaya belajar auditorial, dan siswa dengan gaya belajar kinestetik, pada kelas yang menggunakan model pembelajaran TPS. (7) Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik antara siswa dengan gaya belajar visual, siswa dengan gaya belajar auditorial, dan siswa dengan gaya belajar kinestetik, pada kelas yang menggunakan model pembelajaran STAD. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu dengan rancangan faktorial 2x3. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2010 dengan populasi siswa kelas IX SMP di Kota Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel adalah Stratified Cluster Random Sampling. Sedangkan sampel yang terpilih adalah siswa dari SMPN 1 Palangka Raya, SMP Muhammadiyah Palangka Raya dan SMP Nusantara Palangka Raya yang masing-masing terdiri dari 2 kelas yaitu satu kelas untuk eksperimen dan satu kelas untuk kontrol. Banyaknya siswa yang ditetapkan sebagai sampel adalah 240 siswa, yaitu 120 siswa untuk kelas eksperimen dan 120 siswa untuk kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, angket dan tes. Metode dokumentasi untuk mengumpulkan data kemampuan awal berupa nilai UUB semester II kelas VIII tahun pelajaran 2009/2010 digunakan untuk uji keseimbangan, angket untuk mengumpulkan data gaya belajar siswa dan tes untuk mengumpulkan data prestasi belajar matematika. Sebelum instrumen tersebut digunakan terlebih dahulu dilakukan uji coba di kelas IX SMPN 2 Palangka Raya. Analisis instrumen tes menggunakan validitas isi oleh experts judgment dan reliabilitas tes menggunakan uji sedangkan analisis butir tes dengan uji daya pembeda dan tingkat kesukaran. Analisis instrumen angket menggunakan validitas isi oleh experts judgment dan reliabilitas angket menggunakan Cronbach Alpha; sedangkan analisis butir angket menggunakan uji konsistensi internal. Dari 35 butir tes yang diujicobakan diperoleh 30 butir tes yang dipakai, sedangkan dari 54 butir angket yang diujicobakan diperoleh 45 butir angket yang dipakai untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis variansi (Anava) dua jalan dengan sel tak sama, dan dilanjutkan uji komparasi ganda dengan metode Scheffe. Sebelum data dianalisis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat, yaitu uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas dengan uji Bartlett. Hasil analisis data menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi α = 0,05 adalah (1) Ada perbedaan efek antar baris (Fa = 27,7811 > F0,05;1;240 = 3,8815), dengan kata lain kedua model pembelajaran memberi pengaruh yang tidak sama terhadap prestasi belajar metematika siswa pada materi pokok bangun ruang sisi lengkung. (2) Ada perbedaan efek antar kolom (Fb = 13,3093 > F0.05;2,240 = 3,0344), dengan kata lain ketiga kategori gaya belajar matematika siswa memberikan pengaruh yang tidak sama terhadap prestasi beljar matematika pada materi pokok bangun ruang sisi lengkung. (3) Terdapat interaksi baris dan kolom terhadap variabel terikat. (Fab = 6,0386 > F0.05;2,240 = 3,0344). Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) Materi dengan menggunakan model pembelajaran TPS lebih baik dari pada prestasi belajar Prestasi belajar matematika siswa pada matematika siswa dengan menggunakan pembelajaran STAD. (2) Prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik sama baiknya dengan daripada prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai gaya belajar auditorial, prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai gaya belajar auditorial lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai gaya belajar visual dan prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai gaya belajar visual. (3) Pada gaya belajar visual pembelajaran TPS memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dari pada pembelajaran STAD. (4) Pada gaya belajar auditorial, pembelajaran TPS memberikan prestasi belajar matematika sama baiknya dengan pembelajaran STAD. (5) Pada gaya belajar kinestetik, pembelajaran TPS memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dari pada pembelajaran STAD.(6) Pada kelas yang menggunakan pembelajaran TPS, gaya belajar kinestetik memberikan prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik dari pada siswa dengan gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial sama baiknya dengan gaya belajar kinestetik maupun dengan gaya belajar visual. (7) Pada kelas yang menggunakan pembelajaran STAD, gaya belajar auditorial memberian prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik dari pada siswa dengan gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik sama baiknya dengan gaya belajar visual maupun auditorial. Kata kunci: Model TPS, Model STAD, Gaya Belajar, Prestasi Belajar Matematika ABSTRACT Magfiratullah, S850809108. Experimentation of Learning Model “Think Pair Share” on Matery of Curved Side of Space Shape from Students Learning Styles in Class IX of Class IX SMP in the City of Palangka Raya-Central Kalimantan Province, Thesis, Surakarta, Program Study of Mathematics Education Program, Post Graduate Program of Sebelas Maret University, 2011. The aims from this research are: (1) to know if teaching learning model of TPS can produce mathematics learning achievement better than the using model of STAD teaching-Learning on basic material of curva side shape, (2) to know if there is difference learning achievement whose has visual learning style, auditorial, and kinesthetics on basic material space shape of side curva, (3) to know which model gives mathematics learning achievement better between teaching learning model of STAD, on students with visual learning style. (4) to know which model gives mathematics learning achievement is better between teaching learning model of TPS or teaching learning model of STAD on students with auditorial learning style. (5) to know which model gives mathematics learning achievement better between teaching learning model of TPS or teaching learning model of STAD, on students whose learning style is kinestetic learning style. (6) to know which model gives mathematics learning achievement better than students with visual learning style, auditorial learning style and students with kinestetic learning style, on class which uses learning model of TPS. (7) to know which model gives mathematics learning achievement better between students with visual learning style, students with auditorial learning style, and students with kinesthetic learning style, on class which uses learning model of STAD. The method of research used is quasi experiment research) with using factorial design 2x3. The research was performed on July 2010 up to December 2010 with population of students class IX of SMP in the city of Palangka Raya. Sample technique taking used in this research is Stratified Cluster Random Sampling. While sample chosen is students of SMP N I Palangka Raya, SMP Muhammadiyah Palangka Raya, and SMP Nusantara Palangka Raya which each of them consist of 2 classes, a class is for experiment class and a class for control class. The sum of individual who is fixed as sample amounting 240 students, they are 120 students for experiment class and 120 students for control class. Data collecting is performed with documentation method, questionare, and test. Documentation test is used to collect values of UUB semester 2 of class VII in the education year 2009/2010 used as balanced test questionare method used to collect data of students learning style and test method used to collect data of mathematics learning achievement. Before these instruments are used , they are tried out in class IX of SMP 2 Palangka Raya. Instrument analysis test used is validity content by experts judgementand reliability test used is KR-20 test; while analysis of point test use is differential force and difficulty level. Analysis of questionare used is content validity by experts judgement and reliability questionare used is Cronbach Alpha; while analysis of questionare poins internal consistency test. From 35 point test which are tried out, is gained 30 points used, while from 54 quetionare points,45 points of questionare used to collect data in this research. Technic of data analysis used in this research is two ways variant analysis with not same cell, and it is continued by doble comparassion test with Scheffe method. Before analyzing data with Anava test, prerequisition analysis test is done, that is normality test with Liliefors method and homogeneity test with uses Barlett test. The result of data analysis used is two ways anava with not same cell with significant level α=0.05 are (1) there is effect among the row (Fa=27.7811> F0,05;1;240=3.8815), with other word both model of teaching learning gives different influence against mathematics learning achievement of the students on basic material of curva side space shape. (2) There is difference effect inter column (Fb =13. 3093 > F 0.05; 2; 240 = 3.0344), with another word the third category of learning style of mathematics of students give influence which is not same against learning achievement on basic material of side curva space shape. (3) There is raw and column interaction against dependent variable. ( Fab = 6. 0386> F0.05; 2;240 = 3.0344). Conclusions of the research are: (1) stuff presenting with using model of teaching TPS is better than students learning achievement of Mathematics with using STAD teaching. (2) Students learning achievement of Mathematics with kinesthetic learning style is as good as students learning achievement with using auditorial learning style, students learning achievement with using auditorial learning style is better than students learning achievement of Mathematics with visual learning style. (3) On visual learning style of TPS teaching give mathematics learning achievement better than STAD teaching. (4) On auditorial learning style, the teaching of TPS gives learning achievement of Mathematics as good as STAD teaching. (5) On Kinesthethic learning style, TPS teaching give learning achievement of Mathematics is better than on STAD teaching. (6) On class with using TPS teaching, kinesthetic learnig style gives students learning achievement of mathematics which is better than students with visual learning style and auditorial learning style is as good as kinesthetic learning style or visual learning style. (7) On class with using STAD teaching, auditorial learning style gives learning achievement of mathematics which is better than students with using visual learning style and kinesthetic leraning style is as good as students with visual learning style or auditorial learning style. Keywords: Model of TPS, Model of STAD, Learning Achievement of Mathematics

    Item Type: Thesis (PhD)
    Uncontrolled Keywords: Model TPS, Model STAD, Gaya Belajar, Prestasi Belajar Matematika Model of TPS, Model of STAD, Learning Achievement of Mathematics
    Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 20 Jul 2013 13:10
    Last Modified: 20 Jul 2013 13:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7200

    Actions (login required)

    View Item