CERITA RAKYAT ”NYAI SABIRAH” DI DESA BAKARAN WETAN KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI JAWA TENGAH (Kajian Folklor)

Meitasari, Dyah (2009) CERITA RAKYAT ”NYAI SABIRAH” DI DESA BAKARAN WETAN KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI JAWA TENGAH (Kajian Folklor). Other thesis, Universitas Negeri Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (428Kb)

    Abstract

    Dyah Meitasari. C 0105020. Cerita Rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Tinjauan Folklor). Skripsi: Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Alasan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah peneliti tertarik dengan adat dan tradisi oleh masyarakat Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Jawa Tengah dalam merawat serta melestarikan tempat tersebut, selain hal tersebut di atas peneliti juga tertarik oleh kepercayaan yang di timbulkan dengan adanya petilasan Nyai Sabirah. Maka yang dapat menarik perhatian dari masyarakat sekitar maupun para peziarah yang datang dari luar kota untuk bertirakat dan ngalap berkah di tempat tersebut. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah profil masyarakat di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah? (2) Bagaimanakah bentuk, isi dan mitos yang terkandung di dalam cerita rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah? (3) Bagaimanakah penghayatan cerita rakyat Nyai Sabirah bagi masyarakat pendukungnya? (4) Bagaimanakah perkembangan ajaran dan fungsi yang terkandung dalam cerita rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah? Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan Profil masyarakat di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (2) Menemukan bentuk, isi dan mitos yang terkandung di dalam cerita rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (3) Menjelaskan penghayatan masyarakat yang terdapat dalam cerita rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (4) Mendapatkan perkembangan ajaran dan fungsi yang terkandung di dalam cerita rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Teori yang digunakan adalah teori folklor karena bentuk lisan salah satunya adalah folklor. Teori folklor diambil karena penelitian terhadap cerita rakyat Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggunakan tinjauan folklor. Metode penelitian yang dilakukan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini adalah lokasi penelitian yang berada di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah jenis penelitian folklor, bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer yaitu informan atau narasumber data sekunder berupa suatu ritual dan peningalan Nyai Sabirah yaitu Petilasan. Data primer yaitu cerita tentang Nyai Sabirah dan penghayatan terhadap cerita rakyat tersebut dan data sekunder yaitu informan serta hasil hasil pengamatan dari ritual yang ada di Petilasan Nyai Sabirah. Teknik pengumpulan data dengan observasi langsung, wawancara, dan analisis isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, (1) Kondisi geografis Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini wilayahnya xvi termasuk wilayah pesisir. Daerah ini digunakan masyarakat sebagai tempat ladang, pemukiman, sawah tadah hujan, tambak dan mengembangkan kerajinan batik. Masyarakat Desa Bakaran Wetan ini mempunyai pekerjaan dominan sebagai buruh tani. Pendidikan masyarakat Desa Bakaran Wetan ini terbilang rendah walaupun sudah ada yang lulus perguruan tinggi tetapi angka yang paling banyak menunjukan lulusan SD (sekolah dasar), jadi para petani hanya dapat meniru cara bertani orang terdahulu . Dengan tingkat pendidikan yang dikatakan rendah ini membawa dampak tersendiri terhadap cerita rakyat Nyai Sabirah. (2) Cerita rakyat Nyai Sabirah ini merupakan mite karena mempunyai cerita tentang asal-usul terjadinya Desa Bakaran dan cerita tokoh sakti yang melebihi manusia biasa, yaitu Nyai Sabirah. Tokoh Nyai Sabirah ini dianggap sakti tersebut meninggalkan petilasan yang disakralkan oleh masyarakat pendukungnya dan mereka masih mempercayai mitos di petilasan tersebut. (3) Dalam hal penghayatan masyarakat, terhadap cerita rakyat Nyai Sabirah. Masyarakat khususnya masyarakat Bakaran Wetan dan pada umumnya masyarakat luar Bakaran Wetan masih sangat percaya tentang keberadaan petilasan tersebut serta mitos yang terkandung di dalamnya. Masyarakat menganggap bahwa semua itu adalah warisan leluhur yang perlu dijaga dan dilestarikan. Tradisi persembahan sesaji juga masih diselenggarakan dalam upacara merti Dhusun dan buka luwur Nyai Sabirah. (4) Ajaran yang terkandung dalam cerita rakyat Nyai Sabirah adalah : ajaran tentang kerukunan, ajaran untuk bekerja keras dan tidak mudah putus asa, ajaran tentang emansipasi wanita dan ajaran untuk selalu berbuat baik. Sedangkan fungsi yang terdapat dalam cerita rakyat Nyai Sabirah adalah: sebagai sarana agar seseorang mengetahui asal-usul nenek moyang, sebagai sarana agar seseorang mengharagai jasa orang yang bermanfaat bagi umum, sebagai sarana pelestarian budaya, sebagai sarana untuk mengetahui suatu tempat, sebagai sarana hiburan dan sebagai sarana ekonomi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > PA Classical philology
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Daerah
    Depositing User: Chrisstar Dini S
    Date Deposited: 20 Jul 2013 10:06
    Last Modified: 20 Jul 2013 10:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7165

    Actions (login required)

    View Item