ANALISIS PENENTUAN POLA PRODUKSI YANG OPTIMAL UNTUK KAIN GREY TENUN PADA DEPARTEMEN WEAVING DI PT. ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA

Priawan, Asnowo Aji (2010) ANALISIS PENENTUAN POLA PRODUKSI YANG OPTIMAL UNTUK KAIN GREY TENUN PADA DEPARTEMEN WEAVING DI PT. ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (841Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan pada departemen weaving di PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data mengenai penjualan kain grey tenun tahun 2006, 2007, 2008, 2009 serta data biaya administrasi gudang pada PT Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Data penjualan kain grey tenun tahun 2006 sampai 2009 digunakan untuk mengetahui peramalan penjualan kain grey tenun pada tahun 2010 beserta fluktuasinya. Sedangkan data biaya administrasi gudang digunakan untuk menganalisis biaya tambahan ( Incremental Cost ) yang diakibatkan pada setiap alternatif pola produksi ( pola produksi konstan, pola produksi bergelombang, pola produksi moderat ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola produksi yang optimal diterapkan pada departemen weaving di PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta tahun 2010. selain itu melalui penelitian ini juga dapat dilihat ramalan penjualan kain grey tenun pada tahun 2010. Berdasarkan analisis data yang telah disusun maka dapat ditarik kesimpulan bahwa (i) hasil ramalan penjualan kain grey tenun pada departemen weaving tahun 2010 adalah 10.036.810 meter dengan MAD (Mean Absolute Deviation) = 325.549; MSE (Mean Sequare Error) = 123.113.390.000; dan MFE (Mean Forecast Error) = -1. (ii) Hasil ramalan penjualan kain grey tenun per triwulan pada departemen weaving di PT Iskandar Indah Printing Textile Surakarta adalah triwulan I = 2.760.122 meter, triwulan II = 2.484.110 meter, triwulan III = 2.735.030 meter, dan triwulan IV = 2,007.368 meter. (iii) Dari ketiga alternatif pola produksi yang ada pola produksi moderat memiliki biaya tambahan atau incremental cost terendah yaitu sebesar Rp 95.549.622, sedangkan pola produksi konstan memiliki biaya tambahan sebesar Rp 261.747.203 dan pola produksi bergelombang sebesar Rp 227.218.150. (iv) Penentuan pola produksi suatu perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi yaitu : pola penjualan, pola biaya dan kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan. Kata kunci : Pola, Moderat, Incremental

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Pemasaran
    Depositing User: Users 832 not found.
    Date Deposited: 20 Jul 2013 06:25
    Last Modified: 20 Jul 2013 06:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/7148

    Actions (login required)

    View Item